Palembang, Sumselupdate.com – Tak hanya mementingkan hasil penilaian akhir dari proses belajar siswa, Junior English for Children juga mewajibkan setiap siswa menulis sebuah cerita dalam Bahasa Inggris.
Kegiatan literasi ini merupakan salah satu upaya untuk membiasakan siswa merangkai beragam jenis cerita dan akan dibukukan sebagai syarat untuk ikut wisuda.
Head of QC di Junior English for Children, Rizka Septiriana mengatakan, selama menempuh pendidikan siswa diajarkan berbagai jenis teks. Baik itu berupa jenis deskriptif, horor, romance, dan sebagainya.
“Dalam pembuatan teks tersebut akan dibantu gurunya. Lantas kita seleksi dan diterbitkan dalam buku student’s story,” ujarnya usai melakukan wisuda sebanyak 70 siswa di Perpustakaan Daerah, Senin (6/11/2017).
Ia menjelaskan, untuk satu kelas diisi dengan 10 anak dan menerbitkan 1 buku. Pembagiannya sendiri setiap anak wajib menulis 10 cerita berbeda. Artinya ada 100 cerita dalam setiap buku yang dicetak. “Bisa dikatakan buku tersebut merupakan karya tulis akhir mereka agar bisa menyelesaikan studi di Junior. Saat ini total 41 buku yang sudah kita cetak,” jelasnya.
Menurutnya langkah ini sangat efektif untuk memberikan kesempatan kepada anak menggali keterampilan menulis bahasa Inggris mereka. Jadi tidak hanya mahir dalam speaking, namun juga menguasai reading.
“Buku-buku yang sudah dicetak, kita sumbangkan ke Perpustakaan Daerah. Selain itu ada juga yang dipajang di reading corner agar bisa dibaca anak-anak lainnya,” pungkasnya. (sbw)











