Pangkalpinang, Sumseludpate.com — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan Sosialisasi Terkait Pembinaan Administrasi dan Pengelolaan Kepegawaian Tahun 2025, yang berlangsung secara daring pada hari Selasa, 2 Desember 2025, bertempat di Balai Pengayoman Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Kanwil Kemenkum Babel pada tahun 2025.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung dan dihadiri oleh 71 Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan narasumber dari UPT BKN Pangkal Pinang, yakni Kepala UPT BKN Pangkal Pinang, Eko Nugroho, serta Pranata Komputer Ahli Pertama UPT BKN Pangkal Pinang, Imam Wiyanto. Dari pihak Kanwil Kemenkum Babel, acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Babel, Johan Manurung, Kepala Divisi P3H, Rahmat Feri Pontoh, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, NA. Triandini Oscar, serta pejabat lainnya termasuk CPNS Kanwil Kemenkum Babel.
Pada sesi pertama, Kepala UPT BKN Pangkalpinang, Eko Nugroho menyampaikan kebijakan manajemen ASN yang bertujuan untuk menjaga disiplin dan profesionalitas pegawai sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Disiplin ASN dipahami sebagai kesanggupan untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan, serta pentingnya pengawasan dari atasan langsung dalam penegakan disiplin.
Sementara itu, materi kedua yang disampaikan oleh Imam Wiyanto membahas penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yang mencakup tujuh nilai: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai-nilai ini diharapkan dapat menjadi budaya kerja yang mendasari perilaku ASN dalam melaksanakan tugas sebagai pelaksana kebijakan publik dan pelayan masyarakat. ASN diharapkan untuk tidak hanya berkomitmen terhadap nilai-nilai tersebut, tetapi juga untuk menginternalisasikannya dalam setiap aspek pekerjaan dan berkolaborasi untuk mencapai pemerintahan yang lebih efektif, bersih, dan responsif.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menekankan pentingnya pembinaan administrasi dan pengelolaan kepegawaian sebagai salah satu upaya strategis dalam memperkuat kapasitas SDM pada tahun 2025. “Peningkatan kompetensi aparatur adalah kebutuhan mendasar untuk mendukung reformasi birokrasi, meningkatkan transparansi dan efektivitas kerja, serta memastikan pelayanan publik yang lebih baik”, ungkap Johan.
Johan juga berharap seluruh peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, integritas, dan profesionalisme. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mari kita wujudkan reformasi birokrasi dan sistem pemerintahan yang lebih transparan dan efektif.
Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar setiap peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh dalam tugas sehari-hari, sehingga mampu memperkuat profesionalisme dan kinerja di lingkungan Kanwil Kemenkum Babel. Kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam memperkokoh kapasitas aparatur dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.(rel)











