Palembang, Sumselupdate.com – Pamit pergi untuk bekerja sebagai sopir travel, namun Ari Iskandar warga kawasan KH Azhari lorong Kapitan 7 Ulu, Palembang pulang dalam keadaan tidak bernyawa. Bahkan, meninggalnya Ari diketahui sang istri bernama Chika setelah melihat postingan di facebook yang diketahui sang suami telah ditemukan tewas di semak-daerah Lebak Kabupaten Muaraenim, Kamis (29/9/2016).
Menurut Chika, ia tidak mengetahui secara pasti terkait tewas sang suami. Namun pagi sebelum kejadian, korban keluar rumah dengan membawa mobil Toyota Kijang Innova dengan Nopol BG 1560 MW untuk bekerja sebagai sopir travel jurusan Palembang-Indralaya- Kayuagung.
Mobil travel tersebut merupakan kendaraan mereka sendiri. Biasanya setelah habis mengantar penumpang, suaminya pulang ke ruko milik mereka yang berada di kawasan Jalan SH Wardoyo.
“Setelah melihat facebook saya bersama ketua RT, langsung berangkat ke rumah sakit di kawasan Prabumulih. Sampai di sana memang itu jenazah suami saya dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk autopsi. Sedangkan mobil suami saya sudah hilang,” sebut dia, Jumat (30/9/2016).
Sementara itu, Gatot Ketua RT setempat membenarkan, memang keluarga Ari cukup terpandang di tempat tinggalnya. Di mana ayah Ari, almarhum Iskandar Junaidi dan ibunya Cik Ling merupakan seorang keturunan Tionghoa yang menjadi mualaf. Sehingga, mereka memiliki usaha pempek yang dijalankan Ari dan ibunya.
“Korban itu memiliki mobil Honda Jazz dan ditukar dengan Inova untuk digunakan sebagai travel. Orangnya tinggi besar. Dengar-dengar Ari jadi korban perampokan karena mobilnya juga hilang. Tapi menurut saya pelakunya lebih dari satu orang, karena badannya cukup besar, kalau memang dia jadi korban perampokan,” katanya. (tra)











