Kasus Dugaan Korupsi Lahan Kuburan OKU, Dua Saksi Dihadirkan Jaksa KPK

JPU KPK Januar Dwi Nugroho

Palembang, Sumselupdate.com – Sidang dugaan korupsi pengadaan lahan kuburan, yang melibatkan Wakil Bupati Ogan Komering Ulu, Johan Anuar, kembali digelar PN Palembang, Selasa (2/3/2021)

Pada sidang tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menghadirkan dua saksi ahli secara virtual yakni Laksmi Dewi dari BPK Pusat dan Eva Achjani Zulfa dari Ahli Hukum Pidana Universitas Indonesia.

Bacaan Lainnya

Kedua saksi dihadirkan oleh JPU KPK melalui sambungan telekonfrensi. Pada keterangannya, saksi Laksmi Dewi menerangkan adanya total kerugian negara sebesar Rp5,7 Miliar pada perkara dugaan korupsi pengadaan lahan kuburan di OKU yang menjerat Wakil Bupati Johan Anuar sebagai terdakwa.

Ditemui disela skorsing sidang, JPU KPK Januar Dwi Nugroho mengatakan jika saksi ahli yang dihadirkan menguatkan dakwaan pada terdakwa Johan Anur.

“Saksi memberikan keterangan tentang kerugian negara pada pengadaan lahan kuburan di OKU ini,” ujar Januar, Selasa (2/3/2021).

Saksi Laksmi Dewi menerangkan bahwa ada kerugian negaranya sebesar Rp5,7 Miliar, atau dikatakan total lost dari Rp6 Miliar dikurang pajaknya. Saksi juga menyebutkan bahwa adanya pihak terkait yakni Johan Anuar, Umirtom dan Khidirman.

Januar juga menjelaskan bahwa, pada keterangan saksi menyebutkan adanya perbuatan Johan Anuar, mentransfer ke rekeningnya Nazirwan, sebesar Rp1 Miliar rupiah.

Meminta Wibisono untuk menandatangani proposal, lalu mengusulkan anggaran pembangunan KUPTS, meskipun tidak tercatat dalam RKPTS 2013. Kemudian membuat surat pernyataan dengan khidirman dan najamudin terkait pembayaran ganti rugi.

Johan Anuar juga melakukan pembayaran tanah pada saudara Halima di kantor DPD senilai Rp300 juta.

“Ini yang disampaikan saksi ahli,” jelas Januar.

Pada perkara ini, dana yang dianggarkan 6 miliar dengan total kerugian negara sebesar Rp5,7 miliar.

“Itu dikurang pajak sebesar Rp300 juta,” jelasnya.

Saksi ahli, tidak menjelaskan bahwa Johan Anuar menerima berapa dari total anggaran. Saksi hanya menerangkan berapa kerugian negara dalam perkara ini.

Dari keterangan saksi yang dihadirkan dari ini menguatkan dakwaan pada Johan Anuar.

“Jadi dari keterangan saksi ini menjelaskan bahwa dalam perkara ini ada kerugian negara dan juga ada nya peran Johan Anuar di dalam hal ini,” tegas JPU KPK, Januar Dwi Nugroho. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.