Kapal Induk AS Akan Bergerak Dekati Korut

Minggu, 9 April 2017
FILE PHOTO - U.S. Navy personnel prepare to launch an F18 fighter jet on the deck of USS Carl Vinson during a routine exercise in South China Sea, March 3, 2017. REUTERS/Erik De Castro/File Photo

Washington DC – Selain melancarkan agresi serangan rudal ke Suriah, AS juga melakukan tekanan di kawasan Samudera Pasifik. Salah satu kapal induk AS akan bergerak mendekat untuk menekan Korea Utara.

Dilansir Reuters, Minggu (9/4/2017) seorang pejabat militer AS mengatakan kapal induk Carl Vinson yang mengangkut jet tempur akan digerakkan dari posisi awalnya di area di sekitar Singapura ke arah semenanjung Korea.

Read More

“Kami merasa tekanan lebih diperlukan,” kata pejabat yang tidak mau disebutkan namanya tersebut.

Rencana pemindahan kapal induk ini dilakukan setelah Korea Utara melakukan uji coba rudal. Tes rudal ini membuat AS dan Cina khawatir.

Cina selama ini dikenal sebagai sekutu Korea Utara. Namun hubungan kedua negara dilaporkan merenggang semenjak Korea Utara dipimpin Kim Jong Un.

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping menggelar pertemuan pada hari Kamis dan Jumat kemarin. Dalam pertemuan itu diyakini kedua pemimpin negara membahas mengenai aksi Korut.

Uji coba rudal balistik terbaru Korut digelar dari Sinpo, kota pelabuhan di pantai timur Korut. Rudal balistik, yang disebut AS sebagai jenis KN-15 dengan jangkauan medium itu, dilaporkan mengudara sejauh 60 kilometer sebelum jatuh di perairan timur Korut. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts