Kantor Terpadu Pemkot Palembang Dibangun di Karya Jaya

Walikota Palembang Harnojoyo

Palembang, Sumselupdate.com-Sedikitnya ada 11 prioritas pembangunan yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Salah satunya rencana pembangunan Kantor Terpadu Pemkot Palembang di daerah Karya Jaya, berseberangan dengan lokasi rencana pembangunan Kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel).

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, lahan untuk pembangunan kantor disediakan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel. Bahkan, soal penimbunan lahan akan dilaksanakan oleh provinsi

Bacaan Lainnya

“Gubernur menyebutkan ada 41 ribu hektar lahan yang merupakan milik Pemprov Sumsel. Tinggal kita yang menyiapkan layout berapa luas kebutuhan untuk pembangunan kantornya,” kata Harnojoyo, Rabu (23/9/2020).

Hanya saja, karena keterbatasan APBD, maka Pemkot Palembang masih menyiapkan kajian berapa besar penggunaan anggaran bila membangun Kantor Terpadu Pemerintah Kota Palembang.

“Untuk jangka pendeknya yang kita prioritaskan dulu pembangunan Kantor Satpol PP Kota Palembang yang selama ini terus pindah-pindah. Sementara untuk kantor terpadu akan disesuaikan dengan kemampuan APBD,” tambahnya.

Pembangunan kantor terpadu, tegas Harnojoyo, perlu dilakukan untuk menyinergikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi Kantor Gubernur dan Walikota akan diupayakan berada di satu lokasi,” katanya.

Tak hanya soal penyediaan lahan untuk pembangunan Kantor Terpadu, mereka juga telah mengajukan ke Provinsi Sumsel untuk hibah lahan yang diperuntukkan Kantor Camat Jakabaring, dan penambahan area parkir kawasan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Dekranasda.

Sementara itu, Kepala Bappeda dan Litbang Kota Palembang Harrey Hadi menjelaskan, pembangunan Kantor Rerpadu Pemerintah Kota Palembang masuk dalam kajian Bappeda dan Litbang. Mereka pun telah diminta untuk membuatkan layout untuk pembangunan kawasan terpadu ini.

“Seiring padatnya perkotaan tentu kita butuh area kantor yang lebih representatif di satu lokasi agar lebih mudah dalam pelayanan dan sinergi antarOPD. Namun, pembangunan ini tentu butuh biaya besar karenanya kita secara bertahap dulu, prioritas untuk Kantor Satpol PP yang akan dianggarkan tahun depan (2021),” katanya.

Dijelaskan Harrey, lahan yang dimiliki Pemprov Sumsel sebesar 41 ribu hektar, dan dari jumlah itu kebutuhan untuk pembangunan kawasan kantor pemerintah terpadu berkisar 30 ribu hektar.

“Jadi bersebrangan saja nanti lokasinya. Alhamdulillah tahun depan kita dapat dukungan penuh untuk pembangunan infrastruktur dari Gubernur,” katanya. (Iya)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.