KAHMI Peduli Bantu Korban Banjir Bandang di Muratara

Writer: - Minggu, 14 Januari 2024
Dapur umum MD KAHMI Muratara untuk membantu korban banjir
Dapur umum MD KAHMI Muratara untuk membantu korban banjir

Muratara, Sumselupdate.com – Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengakibatkan ribuan rumah warga terendam air. Tak hanya itu, akses jembatan gantung antar desa juga rusak parah akibat diterjang arus deras.

Melihat kondisi tersebut, Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Muratara bergerak cepat dengan membantu korban banjir melalui program KAHMI Peduli.

Read More

Pada Minggu (14/1/2024), pengurus MD KAHMI Muratara menyerahkan bantuan langsung berupa sembako, seperti mie instan, air mineral, beras, dan lain-lain di dapur umum RT. 15 Kelurahan Muara Rupit. Dapur umum tersebut berada di rumah Sekretaris Umum (Sekum) KAHMI Muratara, Andika.

Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Umum MD KAHMI Muratara, Zul Khoiri, didampingi oleh pengurus harian, Ketua Kohati Muratara, Neli, dan Agus Maryanto, mantan Ketua KPU Muratara. Selain itu, banyak alumni HMI yang turut serta dalam penyerahan bantuan sembako di dapur umum.

Ketua MD KAHMI Muratara Zul Khoiri, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah bencana banjir bandang di kabupaten Muratara. Ia mengatakan bahwa bantuan ini sebagai wujud kepedulian keluarga besar alumni HMI Muratara terhadap musibah yang menimpa warga.

KAHMI Peduli Bantu Korban Banjir Bandang di Muratara
KAHMI Peduli Bantu Korban Banjir Bandang di Muratara

“Kami berharap bantuan ini bisa mengurangi beban mereka yang menjadi korban. Kami memberikan semangat kepada korban untuk kuat dan sabar dalam menghadapi cobaan. Insya Allah semua warga Muratara berempati begitu ada sesamanya terkena musibah,” ujar Zul.

Di tempat yang sama, Andika, Sekum KAHMI Muratara, mengatakan bahwa pihaknya membuka dapur umum untuk membantu warga Muratara yang terdampak banjir. Ia mengajak alumni HMI untuk menyisihkan harta mereka untuk membantu warga sekitar yang terdampak banjir bandang.

Pelaksanaan dapur umum KAHMI telah berlangsung selama 3 hari, dengan menyediakan lebih kurang 500 nasi bungkus dan beberapa dus mie yang akan dibagikan ke warga sekitar. S

“emoga bencana ini cepat berlalu dan masyarakat bisa melanjutkan aktivitas sehari-hari mereka untuk mencari nafkah keluarga mereka. Semoga tabah dan ikhlas menerima cobaan tersebut,” tutup Andika.

Sebagaimana diketahui, hampir 30.000 rumah terendam banjir di lima kecamatan, serta 8 jembatan gantung rusak akibat diterpa banjir bandang. Beberapa akses antara desa satu sama lainnya terisolir akibat banjir tersebut.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts