Kades dan 12 Perangkat Desa Sukarami Sungai Rotan Mengundurkan Diri Serentak, Ada Apa?

Ilustrasi/ Batam Pos

Laporan Azwar Anas

Muaraenim, Sumselupdate.com — Hermansyah SP, Kepala Desa Sukarami, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muaraenim, Sumsel mengajukan permohonan pengunduran diri dari jabatannya sebagai kepala desa. Permohonan pengunduran diri itu disampaikannya melalui surat yang ditujukan kepada Bupati Muaraenim pada tanggal 7 Oktober 2020.

Bacaan Lainnya

Tak hanya Hermansyah, pengajuan permohonan pengunduran diri juga dilakukan oleh 12 perangkat desa Sukarami lainnya. Masing-masing Sekretaris Desa Abdillah Akbar, Kadus I Ibrahim, Kadus II Odelis, Kadus IV Pebri Winata, Kadus V Aswandi dan Kadus VI Marnianto.

Kemudian Kasi Pelayanan Arwin, Kasi Pelayanan Marzuki, Kasi Kesejahteraan Irwandi, Kaur Keuangan Hendriansyah, Kaur Tata Usaha dan Umum Ilmuan dan Kaur Perencanaan Elan Saputra.

Hermansyah dalam suratnya beralasan, pengunduran diri tersebut karena dirinya tidak mampu melaksanakan tugas dan fungsi sebagai Kepala Desa. Sementara perangkat desa lain mengundurkan diri dengan alasan adanya kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan.

Camat Sungai Rotan Abdul Haris saat dikonfirmasi Sumselupdate.com, Rabu (14/10/2020) membenarkan adanya permohonan pengunduran diri Kades dan perangkat desa Sukarami tersebut.

Abdul Haris mengungkap, pengunduran diri tersebut tidak bisa serta merta. Karena menurutnya, sebagaimana pengangkatan kades dan perangkat desa melalui proses, tentu pemberhentiannya pun juga harus ada proses.

Dirinya mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat dengan BPD dan perangkat desa Sukarami yang mengundurkan diri.

“Kemarin sudah kami jelaskan, sebelum ada keputusan dari Bupati, Kepala Desa tetap melaksanakan tugasnya, termasuk juga perangkat desa. Jangan sampai roda pemerintahan desa tidak jalan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Ditambahkannya, bahwa Perangkat Desa yang mengajukan pengunguran diri telah setuju untuk melaksanakan tugas dulu, minimal mengerjakan pertanggungjawaban keuangan.

Abdul Haris menambahkan, pihaknya juga telah melaporkan hal ini kepada Plt Bupati. Sebab, Kades tersebut diangkat oleh Plt Bupati, maka Plt Bupati selanjutnya yang akan memberikan kebijakan.

“Surat yang diajukan itu kan permohonan pemberhentian, jadi bisa saja nanti permohonannya diterima atau ditolak. Itu kewenangan Bupati,” kata Abdul Haris.

Terkait alasan pengajuan pengunduran diri tersebut, Abdul Haris mengungkap pihaknya tidak menelisik sampai ke situ, karena pihaknya hanya menerima dokumen surat permohonan pengunduran diri yang disampaikan oleh Kades dan Perangkat Desa Sukarami.

“Untuk alasan nanti ada tim khusus mungkin dari Inspektorat atau DPMD yang menanyakan langsung kepada yang bersangkutan,” tukasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Muaraenim Emran Tabrani saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2020) mengaku belum menerima laporan pengunduran diri tersebut, baik dari pihak kecamatan maupun dari Kepala Desa bersangkutan.

“Belum Ada. Laporan resmi dari Camat (Sungai Rotan) belum, dan dari kades itu (Kades Sukarami) juga belum. Mungkin itu baru isu di desa,” tutup Emran.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.