Kabur Naik Ketek dengan Tangan Terluka, Pelaku Perampokan Toko Emas Mengaku Habis Berkelahi

Minggu, 9 September 2018
Tampak kaca etalase pecah akibat dihantam linggis oleh perampok

Palembang, Sumselupdate.com — Pelaku perampokan toko emas di Pasar 16 Ilir diketahui kabur dengan naik perahu ketek ke arah Seberang Ulu usai melakukan aksinya. Salah satu pelaku kabur dengan kondisi tangan kanan terluka akibat terkena pecahan kaca.

Sampai di Seberang Ulu, pelaku yang diketahui bersama rekannya, naik bentor (becak motor) dan diantarkan ke kawasan 11 Ulu. Pelaku dan temannya sempat membayar bentor dengan uang Rp8 ribu.

Bacaan Lainnya

“Orang itu yang naik perahu ketek aku tangan kanannya luka dan berdarah. Mereka naik ketek aku itu ada dua orang dan salah satunya aku kenal. Tapi orang yang luka itu aku tidak kenal. Aku baru tahu orang itu habis merampok. Mereka naik ketek itu katanya habis bebala (berkelahi),” ujar Sandi, serang perahu ketek ketika dimintai keterangannya di Mapolsek IT I Palembang.

Begitu juga pengakuan Zainal, penarik bentor yang sempat ditumpangi pelaku perampokan. “Mereka panggil aku untuk minta diantar. Aku lihat tangan orang itu berdarah, tapi katanya temannya habis bebala. Jadi aku antar saja dan diberi ongkos delapan ribu,” ujar Zainal.

Kapolsek IT I Palembang Kompol Edi Rahmat didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhonny Palapa mengatakan, mendapatkan laporan adanya aksi curas (pencurian dengan kekerasan) petugas langsung meluncur ke TKP.

Petugas melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti sebuah linggis yang digunakan pelaku untuk memecahkan etalase kaca.

Dari pemeriksaan petugas, dalam aksinya pelaku beraksi seorang diri. Namun saat kabur dengan menggunakan perahu ketek, pelaku diduga bersama temannya.

Sesampai di Seberang Ulu, pelaku menggunakan bentor (becak motor). Sejumlah saksi di lokasi sudah dimintai keterangannya dan termasuk pemilik toko mas yang juga membuat laporannya.

“Ciri-ciri pelakunya sudah diketahui, pelaku kabur naik perahu ketek ke kawasan Seberang Ulu. Petugas saat ini aduah disebar guna melakukan pengejaran dan secepatya pelaku akan dibekuk. Barang bukti yang diamankan yakni satu linggis milik pelaku yang ditinggalkan di lokasi,” ujarnya.

Sebelumnya, aksi perampokan di tengah keramaian masyarakat menjelang siang hari, terjadi di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang, Minggu (9/9) pukul 09.50. Seorang pelaku melancarkan aksi perampokan di Toko Mas Sinar Mas di Jalan Sayangan Kelurahan 17 Ilir Kecamatan IT I Palembang.

Dari informasi dihimpun, pelaku perampokan yang seorang diri mendatangi toko emas. Sesampai di depan toko, tiba-tiba pelaku memecahkan etalase toko emas bagian depan. Pelaku memecahkan etalase dengan menggunakan linggis yang dibalut kain putih dengan empat kali pukulan.
Usai memecahkan etalase, pelaku dengan cepat menggasak perhiasan emas yang ada di etalase depan. Pemilik toko yakni Djulijono (70) dan anaknya bernama Ferri (33) yang sedang jaga toko cukup terkejut dengan aksi pelaku.
Saat pelaku yang masih terus mengambil perhiasan, Ferri anak pemilik toko dengan cepat melempar kursi ke arah pelaku. Akhirnya pelaku pun kabur ke arah Lorong Serikat Pasar 16 Ilir.
Pelaku pun dikejar Ferri yang dibantu Tulus (29), juru parkir (jukir) di depan toko mas. Namun saat di depan Lorong Serikat, keduanya menghentikan pengejaran lantaran pelaku mengancam dengan menggunakan senjata tajam (sajam) pisau.
“Saat kami kejar itu pelakunya mengacungkan pisau dan kami mundur. Terus pelakunya lari ke arah Sungai Musi,” ujar Tulus, jukir yang menjadi saksi mata.
“Aku sama bapak tua yang lagi jaga kaget. Tiba-tiba ada orang datang dan memcehakan etalase dengan linggis terus aku lempar pakai kursi. Sempat aku kejar, tapi pelakunya bawa pisau. Emas yang diambil pelaku itu kisarannga ada 20 sampai 40 gram dan ditaksir senilai Rp10 juta. Emas yang diambil pelaku itu ada kalung dan gelang,” ujar Ferri. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.