Baturaja, Sumselupdate.com – Keinginan Pemerintah Kabupaten OKU untuk menata kota sehingga terciptanya kebersihan di daerah OKU. Nampaknya dinodai adanya kritikan terselubung yang disampaikan melalui pesan Short Message service (SMS) ke nomor telepon pribadinya Kuryana.
Hal ini diceritakan orang nomor satu di OKU itu, pada Launching Bank Sampah Baturaja di Pasar Induk Batukuning, Jumat (4/6) lalu.
“Saya pernah dapat SMS dan masih saya simpan. Inti SMS yang kirimkan ke saya itu berbunyi, tugas bupati itu bukan memunguti sampah. Ini kritikan membangun bagi saya,” kata Bupati OKU pada kesempatan sambutannya.
Bupati menjelaskan, sebaiknya jangan berfikir sepicik itu. Menurut Kuryana ia melakukan hal itu bukan karena ‘aleman’ atau mencari perhatian. Ini komitmen yang harus ia lakukan dan akan ia pertahankan sampai kapanpun. Tujuan tersebut tidak lain untuk memotivasi masyarakat agar menciptakan budaya sadar kebersihan di OKU ini.
“Saya tidak akan menyerah meski ada kritikan melalui SMS seperti itu. Mari bersama-sama kita menjaga lingkungan bersih,”ungkapnya.
Menurut Kuryana, meski ia memungut sampah, turun ke lapangan bukan berarti ia melupakan tugas-tugasnya yang lain sebagai bupati. Seperti pembinaan kepada SKPD bawahannya dan tugas pokok-pokok lainnya terus dilakukan semaksimal mungkin.
“Buktinya atas kerja keras selama ini bersama SKPD dan semua pihak OKU yang sebelumnya hanya mendapat Wajar Dengan Pengecualian (WDP), tahun 2016 ini OKU mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” kata Kuryana. Ini membuktikan kita bekerja maksimal. Namun jangan teledor, predikat ini harus dipertahankan.
Pada kesempatan itu Bupati mengapresiasi Jejak Indonesia Baturaja. Dengan Launching Bank Sampah Baturaja. Semoga ke depan Bank Sampah ini bisa menjadi percontohan bagi daerah lain.
“Mengenai adipura saya tidak terlalu berharap, namun bukannya tidak mau. Saya mau dapat piala yang benar-benar hasil kerja keras kita bersama. Seperti halnya kita mendapat pridikat WTP. Saya tidak mau dapat penghargaan dari pendekatan-pendekatan,” tegasnya. (Yan)











