Jonhen Tenggelam di Sungai Dalam Kondisi Tangan Terborgol, Polisi Terus Buru Empat Pelaku Penembak Bripka Afrizal

Jumat, 2 Agustus 2019
Bripka Afrizal, SH/ FB

Palembang, Sumselupdate.com –  Jonhen alias Jon (40), satu dari lima pelaku penembakan hingga tewasnya Kanit Reskrim Polsek Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Bripka Afrizal, berhasil ditangkap.

Jonhen ditangkap di Kecamatan Way Bahoga, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, Kamis (2/8/2019).

Read More

Namun dalam perjalanan menuju ke Kota Palembang, warga Desa Kalitawar Karangan, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Way Kanan, Lampung ini melawan dan terjun ke sungai dalam kondisi dua tangan diborgol.

Dengan tetangkapnya Jonhen, polisi menyatakan, sudah dua pelaku sudah tetangkap dalam kasus terbunuhnya perwira Polri di wilayah Polda Sumsel ini.

Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI), AKBP Donni Eka Saputra saat mendampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi dalam press release di RS Bhayangkara Palembang, Jumat (2/8/2019), mengatakan, selain Jonhen, tersangka lain yang sudah tertangkap adalah Dermawan.

Diketahui jika tersangka Dermawan yang ditangkap Subdit Jatanras Polda Sumsel terkait kepemilikan senpi awal Juli lalu terlibat. Bahkan dua senjata api Dermawan ikut dipakai saat beraksi.

“Pengakuan memang Dermawan yang ditangkap Subdit Jatanras lalu terlibat. Jadi total dari enam pelaku, dua sudah ditangkap,” ujar Donni Eka Saputra.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi saat pres realese di RS Bhayangkara Palembang, Jumat (2/8/2019).

 

Kini, Subdit Jatanras dan Satres Polres OKI masih memburu empat pelaku lain. Bahkan keempat pelaku telah diketahui identitasnya.

“Keterlibatan Dermawan sebagai cepu (mata-mata). Dia yang tahu lokasi dan ikut beraksi saat perampokan,” terang Donni.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi mengatakan, dalam penangkapan tersangka Jonhen, polisi mengamankan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berikut 3 butir amunisi aktif. Termasuk palu, kotak penyimpanan uang hingga terali.

Menurut Supriadi, tersangka Jonhen tewas tenggelam karena berusaha kabur dalam kondisi dua tangan diborgol.

Dikatakan Supriadi, Jonhen ditangkap di Way Kanan, Lampung. Dalam perjalanan menuju ke Palembang, Jonhen melawan dan terjun ke sungai dalam komdisi dua tangan diborgol.

“Dia terjun dalam kondisi dua tangan terborgol. Kondisi sungai yang deras itu diduga menyebabkan Jonhen tidak bisa berenang dan mati,” ujarnya.

Dalam perjalanan, Jonhen juga sempat diinterogasi dan ia mengakui ikut dalam perampokan serta penembakan Bripka Afrizal dan beraksi bersama lima orang lainnya.

“Dia mengakui terlibat. Tapi untuk senpi apakah dia yang menembak atau bukan belum tahu. Masih kita dalami karena di kasus itu pelaku ada lima orang,” imbuh Supriadi.

Sebelumnya, diberitakan, Bripka Afrizal yang kini pangkatnya dinaikan menjadi Ajun Inspektur Dua (Anumerta) tewas ditembak enam kawanan perampok rumah Kodri (40), seorang pengusaha karet di Dusun V Desa Beringin Jaya, Minggu (2/6) sekitar pukul 01.00.

Sejumlah barang berharga digasak para perampok, korban Kodri ditembak di bagian paha kiri dan perut.

Sementara Afrizal yang mengejar para tersangka, sempat melepaskan satu kali tembakan peringatan ke udara agar para pelaku menyerah.

Namun alih-alih menyerah, para pelaku membalas tembakan tersebut ke arah Afrizal berkali-kali hingga tumbang.

Para pelaku kemudian melarikan diri dan warga menghampiri Afrizal tertembak di bagian dada. Afrizal sempat dilarikan ke puskesmas terdekat namun nyawanya tidak tertolong. (tra)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts