JK Ungkap 2 Alasan Jokowi Cabut Remisi Pembunuh Wartawan Radar Bali

Senin, 11 Februari 2019
Wapres JK

Jakarta, sumselupdate.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut remisi I Nyoman Susrama, pembunuh wartawan Radar Bali. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkap dua alasan Jokowi mencabut remisi tersebut.

“Tentunya presiden mendengar aspirasi masyarakat,” kata JK di rumah dinas wapres Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, seperti dikutip detikcom dalam keterangan tertulis yang diterima dari Setwapres, Minggu (10/2/2019).

Read More

“Kalau pembunuhan wartawan kan ada dua, pertama kriminal, kedua karena merusak kebebasan pers,” ungkap JK.

Pencabutan remisi Susrama disampaikan Jokowi di sela-sela Hari Pers Nasional 2019. Jokowi juga kembali menanggapi hal ini seusai menghadiri Festival Terampil.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut kebijakan disebut tersebut setelah mendengar berbagai masukan sebelum mencabut remisi tersebut.

“Presiden tidak menutup hati terhadap kegelisahan dari para wartawan dan pekerja media. Mereka harus mendapatkan perlindungan saat bertugas. Presiden juga sudah mendengar masukan dari mana-mana,” ujar Moeldoko dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Sabtu (9/2).

Sebelumnya Susrama tanpa ampun menghabisi dengan keji dan biadab Prabangsa pada Januari 2009. Bersama 8 orang, Susrama berbagi tugas membunuh editor Radar Bali itu.

Prabangsa diculik, lalu dianiaya dan akhirnya dibuang ke laut. Mayatnya baru ditemukan beberapa hari setelahnya. Apa masalahnya? Susrama tidak terima dengan tulisan liputan dugaan korupsi di Bangli.

Alhasil, PN Denpasar menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup ke Susrama. Vonis itu bergeming hingga tingkat kasasi.

Satu dasawarsa berlalu, kabar mencengangkan datang dari Kemenkumham. Susrama hukumannya diubah dari penjara seumur hidup menjadi 20 tahun penjara. Alasannya? Susrama berkelakuan baik selama 10 tahun di penjara. (adm3/dtc)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts