Baturaja, Sumselupdate.com – Salah satu ikon Kota Baturaja, Kabupaten OKU adalah Jembatan Ogan 1. Namun, sangat disayangkan saat ini kondisi jembatan yang dibangun sejak zaman penjajahan Belanda itu cukup memprihatinkan.
Pasalnya beberapa tiang jembatan berwarna orange itu mulai terkikis, gompel akibat abrasi air sungai dan tumpukan sampah yang tersangkut di bagian bawah tiang.
Hal itu diketahui saat pihak BPBD OKU melakukan pembersihan tumpukan sampah di bawah jembatan Ogan 1, pada Rabu (25/10/2017).
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD OKU Mailan saat dihubungi mengatakan saat itu mereka melakukan pembersihan puing-puing sampah di bawah Jembatan Ogan.
Bukan hanya sampah rumah tanga yang mereka temukan pada saat itu di Sungai Ogan. Bahkan kata Mailan, mereka juga menemukan puing-puing kayu bekas tersangkut di tiang jembatan.
“Bahkan tiang jembatan sudah banyak yang terkikis. Kita perkirakan terkikis nya jembatan ini akibat benturan dari sampah kayu yang hanyut saat SungaI Ogan pasang dimana arus airnya deras,” katanya.
Mailan berharap agar masyarakat, bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuang sampah ke sungai. “Kita mengharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan apalagi sampai ke sungai,” ceritanya.
Pantauan di lapangan, tumpukan sampah puing kayu bukan hanya tersangkut di tiang jembatan Ogan I saja. Bahkan hal serupa juga terlihat di Jembatan Ogan yang ada di Kawasan Sukajadi.
Tumpukan sampah berbahan kayu terlihat tersangkut di tiang jambatan. Sementara pihak PU Bina Marga dan Tata Ruang Kabupaten OKU sampai berita ini diturunkan belum bisa dihubungi. (wid)











