Jenazah Penambang Emas Ilegal di Jambi Belum Dievakuasi

Rabu, 26 Oktober 2016

Jambi – Tim penyelamat (Search and Rescue/SAR) Provinsi Jambi hingga Rabu (26/10/2016) pagi belum berhasil mengevakuasi 11 penambang emas yang tewas tertimbun longsor di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Jambi.

Selain karena medan yang sulit, proses evakuasi sulit dilakukan karena terowongan tempat para korban tertimbun longsor dipenuhi material dan air.

Read More

“Air dan material berasal dari Sungai Batanghari dekat lokasi penambangan dan hujan deras yang mengguyur,” ujar Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kertayuga saat dihubungi di Merangin, dikutip dari liputan6.com, Rabu (26/10/2016).

Menurut dia, tim menggunakan lima pompa air untuk menyedot air dari dalam terowongan lobang tambang emas tersebut. Proses evakuasi melibatkan total 61 anggota tim gabungan SAR, TNI, dan kepolisian ditambah bantuan warga.

“Jika hujan terus turun akan mempersulit proses evakuasi. Mudah-mudahan tidak hujan. Sebab, terowongan lokasi tertimbunnya para penambang tersebut dekat Sungai Batanghari. Kalau air sungai meluap, air masuk ke terowongan, sehingga mempersulit evakuasi para korban,” kata Munggaran. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts