Cemarkan Lingkungan, Tim Gabungan Ultimatum Penambang Emas Ilegal di Sungai Minak Muratara

Tim gabungan terdiri dari Camat, Koramil, Kapolsek Rupit saat memantau aktivitas penambang ilegal di Sungai Minak Desa Noman, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Jumat (22/1/2021).

Laporan: Marwan Ashari

Muratara, Sumselupdate.com – Tim gabungan (timgab) terdiri dari Camat, Koramil, Kapolsek Rupit mengultimatum penambang ilegal menghentikan aktivitasnya, apabila membangkang akan dilakukan tindakan tegas berupa penertiban.

Bacaan Lainnya

Imbauan dan teguran itu disampaikan timgab saat meninjau lokasi tambang emas ilegal menggunakan mesin dompeng di Sungai Minak Desa Noman, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara), Jumat (22/1/2021).

Di lokasi timgab mengimbau penambang ilegal untuk menghentikan kegiatan. Sebab penambangan yang dilakukan merusak lingkungan.

Camat Rupit, Deni Andri mengatakan, hasil tinjauan yang dilakukan oleh timgab, jika aktivitas penambangan emas memakai mesin dompeng sangat merusak lingkungan.

“Kegiatan kami hari ini tidak lain mengimbau para pelaku tambang untuk menghentikan aktivitas, karena kegiatan mereka selain ilegal juga berdampak ke lingkungan,” katanya kepada awak media.

Sementara itu, Kapolsek Rupit, AKP Forliamzom, mengatakan, penambangan emas tanpa izin di sepanjang Sungai Rupit sudah sangat meresahkan masyarakat.

Karena dampak dari penambangan ilegal tersebut airnya tercemar dan menimbulkan penyakit gatal-gatal terhadap kulit masyarakat.

“Kita beri imbauan dan teguran keras untuk segera menghentikan aktivitas penambangan. Apabila  tidak diindahkan maka akan kita lakukan penertiban,” tegasnya.

Dia  berharap melalui imbauan tersebut, para penambang ilegal dapat meninggalkan lokasi penambangan, karena sudah mengakibatkan ekosistem sungai tercemar.

“Kita melakukan pencegahan dini untuk para PETI, sehingga mereka bisa meninggalkan lokasi penambangan,” tandasnya. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.