Jenazah Damayanti Noor Dikubur Satu Liang Lahat dengan Sang Suami, Ini Kekuatan Cinta Chrisye

Minggu, 9 Februari 2020
Pemakaman Gusti Firoza Damayanti Noor di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2020). Dyah Paramita Saraswati/ detikhot

Jakarta, Sumselupdate.com – Gusti Firoza Damayanti Noor meninggal dunia pada Sabtu, 8 Februari 2020 di Cimacan, Jawa Barat.

Hari ini, jenazah Damayanti dikuburkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

Read More

Damayanti dikuburkan satu liang lahat dengan mendiang Chrisye. Prosesi pemakaman tersebut dimulai sekitar 09.00 WIB.

Ketika mobil jenazah tiba, kedatangannya diiringi oleh lantunan kalimat tauhid, ‘Laa illaha illallah’.

“Mari kita antarkan jenazah Tante Yanti dengan kalimat Laa Ilaaha Illaallah,” ujar salah seorang pelayat sembari menguburkan jenazah Yanti Noor ke liang lahat.

“Kita doakan semoga Almarhumah diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran dan ketabahan,” kata perwakilan keluarga.

“Kita bacakan suratul fatihah, semoga Allah terangkan kuburnya dan ditempatkan di sisi-Nya,” sambungnya.

Kedua anak kembar Yanti, Pasha dan Masha turut mengantarkan sang Ibunda ke peristirahatan terakhirnya dan ikut menguburkannya.

Pihak keluarga juga memohon agar pelayat yang datang memaafkan segala kesalahan sang Ibunda.

Karier Chrisye tidak bisa lepas begitu saja dari sosok sang istri, Damayanti Noor. Kekuatan cinta menguatkan keduanya, termasuk saat Chrisye sulit melakukan rekaman.

Pada suatu ketika, Chrisye baru saja merampungkan penulisan musik untuk sebuah lagu. Bermodal alunan piano, ia meminta Taufiq Ismail untuk menulis liriknya.

Entah mengapa, Taufiq begitu sulit menyelesaikan permintaan itu. Ia seakan berat menuliskan liriknya.

“Saya ingin, lagu ini bicara tentang Tuhan,” pinta Chrisye pada Taufiq Ismail, seperti tertuang dalam film biopik Chrisye, yang diperankan Vino G Bastian.

Satu bulan berlalu, lirik akhirnya selesai. Namun kini giliran Chrisye yang sulit untuk merekam lagu yang diketahui berjudul ‘Ketika Tangan dan Kaki Berkata’ itu.

“Lirik itu adalah terjemahan dari Surah Yasin ayat 65, Chris. Tentang pengadilan hari akhir,” kata Taufiq, yang diperankan Fuad Idris di film tersebut.

Chrisye menangis. Yang ia ingat hanya sang istri. Sang legenda akhirnya meminta Damayanti untuk datang ke studio rekaman.

Hal tersebut tentu tidak biasa. Chrisye biasanya tidak mau ditemani sang istri saat melakukan rekaman. (dtc/hyd)

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts