Jenazah Bayi Ditemukan Warga di Perairan Desa Pulau Borang

Ilustrasi bayi
Palembang, Sumselupdate.com – Warga di Perairan Desa Pulau Borang Dusun 1 Rt 04 Kecamatan Mariana Kabupaten Banyuasin dihebohkan dengan penemuan jasad seorang bayi perempuan berusia 0 (Nol) Tahun, mengapung di Perairan Sungai Borang Kecamatan Mariana Kabupaten Banyuasin, Selasa (2/8) sekitar 18.30.
Penemuan jasad bayi, berawal dari seorang ibu Yumina Binti Muhammad (60) sedang memasang jaring ikan, melihat kantong plastik warna hitam hanyut dibawa arus sungai, saksi Yumina yang curiga langsung membuka bungkusan yang ternyata berisi jasad bayi yang diduga baru berumur 3 hari terbungkus kain warna panjang corak batik coklat.
Diduga orok bayi tersebut hasil hubungan gelap yang tidak diinginkan, untuk menghindari rasa malu. Akhirnya bayi tersebut dibuang ke sungai.
Selanjutnya saksi Yumina melaporkan penemuan tersebut ke Pospol Muara Kumbang, barulah jajaran Gakkum Ditrektorat Polisi Air (Ditpolair) Polda Sumsel bergerak menuju TKP, mengamankan barang bukti dan melakukan evakuasi jasad ke RS Bhayangkara Tingkat III Polda Sumsel.
Penemuan jenazah bayi tersebut, dibenarkan oleh salah satu Petugas Gakkum Ditpolair Polda Sumsel. Melalui Panit Gakkum. Briptu Ahmad Marsal, yang ditemui di ruang Forensik RS Bhayangkara Tingkat III Polda Sumsel.
“Benar mayat ini ditemukan seorang ibu ibu di perairan borang, saat beraktivitas menjaring ikan, melihat ada kantong plastik dibuka berisi jenazah dilaporkan ke Pospol Muara Kumbang lalu dilaporkan ke
kita, selanjutnya oleh Ditpolair Polda Sumsel jenazah dibawa ke RS Bhayangkara untuk diproses lebih lanjut,” kata Briptu Ahmad.
Setiba di RS Bhayangkara Tingkat III Polda Sumsel oleh Petugas Ditpolair Polda Sumsel meminta bantuan Forensik untuk dilakukan Pemeriksaan Luar dan Dalam (Otopsi) untuk dibuatkan Visum Et Revertum.
Dari hasil pemeriksaan awal, yang dilakukan Ipda Edinson Perwira Adminitrasi Pelayanan Kedokteran Kepolisian (Pamin Yandakpol) RS Bhayangkara Tingkat III Polda Sumsel, membenarkan jika jasad tersebut memang jasad bayi berusia 0 tahun.
“Benar jenazah dari Ditpolair mulai membusuk (itu) jenis kelamin perempuan, untuk usia kami belum bisa memastikan, selanjutnya kami akan melakukan otopsi dengan tim dokter RS Bhayangkara Polda Sumsel” jelasnya. (ery)
Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.