Jelang Pemilu 2024, Kesbangpol PALI Gelar Rakor

Rakor Tim Terpadu Kesbangpol PALI.

PALI, Sumselupdate.com – Mengantisipasi terjadinya konflik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang, Pemerintah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Badan Kesbangpol melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) tim terpadu penanganan konflik sosial.

Rakor dengan mengusung tema rencana aksi daerah tahun 2022 dan pengaktifan kembali Siskamling di daerah guna antisipasi tahun politik dan keamanan menjelang Pemilu serentak tahun 2024 dibuka secara resmi oleh Bupati PALI melalui Sekda Kartika Yanti serta dihadiri sejumlah kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab PALI.

Read More

Kegiatan tersebut juga mendatangkan narasumber dari Polres PALI yang langsung disampaikan Kapolres PALI AKBP Efrannedy, Dandim 0404 Muara Enim disampaikan Kasi Intel Korem 044/Gapo Kodim O404 Muaraenim Kapten Kav I Gde Putu Danu Dewa Bratha.

Dikatakan Sekda PALI bahwa kegiatan itu digelar dalam mewujudkan Sumsel zero konflik.

“Ketika ada suatu permasalahan agar tidak menjadi konflik dan menjadi besar perlu adanya upaya pencegahan serta guna mewujudkan Sumsel zero konflik. Untuk itu kami berpesan agar peserta mengikuti Rakor ini dengan baik dan simak apa yang disampaikan narasumber,” pesan Sekda.

Sementara itu, Kapolres PALI akui adanya potensi gesekan-gesekan di tengah-tengah masyarakat terutama permasalahan lahan.

“Konflik timbul adanya permasalahan yang dilatarbelakangi kepentingan seperti permasalahan lahan. Untuk meniadakan konflik hal yang tidak mungkin, tetapi bagaimana kita melakukan upaya agar konflik itu tidak menimbulkan bentrokan fisik. Untuk mengaktifkan Siskamling, kami sangat mendukung dalam memelihara kamtibmas ditengah-tengah masyarakat,” ujar Kapolres.

Di tempat yang sama, Ersangkut, Kepala Badan Kesbangpol kabupaten PALI, menyarankan kepada seluruh masyarakat agar melaporkan adanya hal-hal yang mencurigakan yang terjadi di lingkungannya.

“Pencegahan sejak dini adalah upaya penanganan konflik. Untuk itu segera laporkan ke kami adanya indikasi kejanggalan atau aktivitas warga yang dianggap menyimpang agar tidak menjadi konflik,” sarannya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.