Jelang Nataru, Polda Sumsel Siagakan 3097 Personel Gabungan

Writer: - Jumat, 15 Desember 2023
Foto bersama.

Palembang, Sumselupdate.com –  Menghadapi perayaan natal dan tahun baru (Nataru) Polda Sumsel akan persiapkan 3.097 personel yang terdiri dari stakeholder lainnya.

Hal itu setelah Kapolda Sumsel Irjen pol Albertus Rachmad Wibowo SIK MH mengundang sejumlah stakeholder dalam rangkaian rapat koordinasi persiapan Nataru di Sumsel, Kamis (13/12/2023).

Read More

Kata Kapolda Sumsel, untuk arus mudik jelang Nataru tahun ini diprediksi akan terjadi pergerakan hingga 120 juta orang.

“Ada peningkatan sekitar 43 persen, oleh karena itu kami bersama seluruh stakeholder yang ada di Sumsel bersama sama menyatakan siap melayani dan mengamankan masyarakat yang akan merayakan Nataru 2023/2024,” kata Irjen Pol A. Rachmad Wibowo.

Kesiapan menghadapi arus mudik yang dinilai besar ini, salah satu yang menjadi fokus kesiapan personel gabungan adalah arus lalulintas di Sumsel baik itu jalur laut, udara, dan darat.

Baca juga : Siaga Nataru, PLN Icon Plus SBU Sumbagsel Lakukan Quality Control

Yang tak terkecuali pula arus lalulintas pada rel kereta api yang juga rawan terjadi kecelakaan.

“Di jalur ini akan dilakukan rekayasa atau manajemen pengaturan lalu lintas kereta api yang diharapkan bisa ditingkatkan traffic-nya antara pukul 21 00 sampai pukul 06.00 pagi,” ungkapnya.

Sementara untuk arus lalulintas darat, fokus pengamanan akan dilakukan di ruas tol Kayu Agung – Palembang begitupun sebaliknya.

“Diperlintasan tol Palembang Kayu Agung, di sini jalannya bergelombang karena dibangun diatas lahan gambut dan PT waskita karya selalu meningkatkan upaya keselamatan lalu lintas dijalur ini,” tambahnya.

Baca juga : Jelang Nataru, Polres Pagaralam Siapkan Skema Pengamanan

Lebih lanjut dikatakan Rachmad, Ditlantas Polda Sumsel juga akan meningkatkan patroli terutama dimalam hari dan memberikan rambu dengan keberadaan mobil dengan lampu menyala untuk mengingatkan pengendara agar tidak mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Di luar itu, dalam rakor ini juga yang menjadi pembahasan kesiapan kebutuhan bahan pokok di masyarakat meski disebut beberapa item alami kenaikan, namun hingga melewati masa Nataru ketersediaan stok dipastikan aman.

“Lalu juga dengan BBM yang menjadi permasalahan adalah antrean kendaraan yang akan mengisi BBM di SPBU cukup panjang,” jelasnya.

Maka langkah-langkah yang diambil kepolisian bersama stakeholder terkait adalah dengan meningkatkan pengamanan di SPBU agar tidak ada lagi orang-orang yang melansir BBM subsidi yang digunakan untuk industri apakah itu industri perkebunan maupun industri pertambangan.

“Kami juga akan meminta Pertamina untuk menyediakan mobile dispenser untuk melayani masyarakat yang mengantri di SPBU supaya tidak terlalu panjang,” bebernya.

Isu terakhir, terkait Covid 19 di Sumsel ada beberapa pasien penderita Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.

Kapolda Sumsel mengimbau kepada seluruh masyarakat di Sumsel agar tetap kembali mematuhi protokol kesehatan.

Termasuk menghindari kerumunan dan tidak panik serta meningkatkan kewaspadaan bila mana ada gejala batuk, flu dan demam segera periksa ke dokter. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts