PALI, Sumselupdate.com – Ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten PALI kembali dihadapkan permasalahan dengan sosial menjelang bulan Ramadhan 1439.
Kali ini, permasalahan tersebut disebabkan harga tabung gas 3 kg atau biasa dikenal gas melon itu mengalami kenaikan. Selain harganya yang naik, juga terjadi kelangkaan yang menyebabkan ibu rumah tangga di PALI semakin kesulitan.
Biasanya harga satu tabung gas 3 kg berkisar Rp18 ribu hingga Rp 20 ribu per tabung, kini bisa mencapai Rp24 ribu bahkan Rp25 ribu per tabung.
Nurlela (52) warga Gang Masjid Kelurahan Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi mengaku sangat kecewa, selain sulit didapatkan harganya juga cukup tinggi. “Saat mau membeli gas tadi, di sekitar sini tidak ada semuanya kosong. Bahkan, saya dengan anak sempat mencari ke wilayah lain, tapi memang benar-benar kosong, harganya jugo mahal,” tutur ibu tiga orang anak ini.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten PALI Dewi mengaku baru mendapat informasi gas melon mengalami kelangkaan di Kabupaten PALI. “Kita akan segera mencari informasi baik ke pengecer, pangkalan sampai ke agen, dan Pertamina sekaipun, penyebab terjadinya kelangkaan gas melon di Kabupaten PALI,” ujarnya
Dewi juga akan segera rapat kordinasi dengan stafnya untuk segera mencari solusi kongkret dalam mengatasi kelengkapan gas tersebut. “Intinya kita akan segera melakukan rapat dengan staf untuk mencari solusi kongkret dalam mengatasi kelangkaan gas 3 kg ini,” tutupnya saat dihubungi melalui telepon Minggu (6/5/2018). (adj)











