Jatuh Dalam Sumur 1,5 Meter, Bocah Tiga Tahun Meregang Nyawa

Sabtu, 19 Januari 2019
Lokasi sumur yang menewaskan bocah 1,5 tahun di PALI

PALI, Sumselupdate.com — Nasib malang menimpa Sandra Wibowo (3), Warga simpang Airport Kelurahan Handayani Mulia Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang meregang nyawa akibat jatuh ke dalam sumur sedalam 1,5 meter yang tak jauh dari rumahnya sendiri.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa naas tersebut terjadi pada Hari Jumat (18/1) sekitar pukul 14:00 WIB saat ibu korban sedang tidur. Sementara sang korban sedang asyik bermain di seputaran sumur, Tempat Kejadian Perkara.

Read More

“Tadi aku lagi tidur, Sandra bermain di sekitaran sumur dekat pondok di kebun, saat bangun aku panggil Sandra tapi dak katik, aku liat sendalnyo be ngapung di sumur, tanpa curiga aku langsung pegi ke perkampungan untuk mencari anak aku sikoknyo. Tapi Sandra dak katek, ado kakaknyo bae. Aku langsung mintak tolong warga mintak cek di dalam sumur,” kata Ibu korban dengan meneteskan air mata.

Wargapun sontak langsung menuju sumur untuk memastikan koraban tercebur atau tidak, warga langsung masuk ke dalam sumur, dan saat di raba mengunakan kaki, ternyata korban benar tengelam dalam sumur dan langsung di angkat untuk dibawa ke rumah.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono, SIk melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan, ST, mengatakan saat mendapat laporan adanya kejadian tesebut, anggotanya langsung Ke TKP dan ke rumah duka, sedangkan kronologisnya jatuhnya korban dalam sumur itu saat sedang bermain sendirian, sedangkan kakak laki-lakinya pergi. Sementara ibunya tidur di pondok tidak jauh dari sumur tersebut, setelah dievakuasi dari dalam sumur, korban langsung dibawa ke rumah duka, saat hendak dibawa ke RSUD, keluarga korban menolak.

“Saat mendapat laporan adanya kejadian tesebut, anggota kita langsung menuju TKP dan ke rumah duka, sedangkan kronologisnya jatuhnya korban dalam sumur itu saat sedang bermain sendirian, sedangkan kakak laki-lakinya pergi sementara ibunya tidur di pondok tidak jauh dari sumur tersebut, setelah dievakuasi dari dalam sumur. Saat hendak dibawa ke RSUD, keluarga korban menolak, karena akan langsung di semayamkan, dan dimakamkan,” ujarnya.

Data yang disampaikan Kepolisian bahwa sumur tersebut merupakan sumur yang aktif digunakan oleh keluarga korban. diameter sumur sebesar 1 meter, dan kedalaman diperkirakan 1,5 meter. Sumur juga digunakan keluarga korban kebutuhan sehari hari

“Diperkirakan, korban berada di dalam sumur selama 30 menit dan meninggal karena kekurangan oksigen. Saat diselamatkan korban sudah meninggal pihak keluarga tidak melakukan visum dan sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” tutupnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts