Jalan Penghubung Kecamatan BTS Ulu Cecar dan Muara Kelingi Rusak Parah

Jumat, 18 November 2016
Kondisi jalan penghubung Kecamatan BTS Ulu Cecar dengan Kecamatan Muara Kelingi rusak parah.

Muarabeliti, Sumselupdate.com – Jalan penghubung antara Kecamatan BTS Ulu Cecar dengan Kecamatan Muara Kelingi di Desa SP 7 Mangan Jaya kondisinya rusak parah dan nyaris tak bisa dilalui. Terutama selama musim hujan seperti sekarang ini.

“Musim penghujan seperti sekarang, kondisi jalan terasa sangat licin. Bila hujan lebat tak bisa dilewati, entah sampai kapan seperti ini, padahal jalan ini satu-satunya menuju kecamatan,” ujar Sutinah, seorang warga Mangan Jaya.

Read More

Sehingga kondisi ini membuat ia dan warga lainnya hanya bisa pasrah sembari berharap segera dilakukan perbaikan. Karena selama ini mereka sudah melaporkan dan meminta bantuan kepada Pemkab Kabupaten untuk diperbaiki. “Yang terparah saat musim hujan seperti sekarang, jalannya licin. Tapi tak pernah di perbaiki. Kalau hujan deras aktivitas kadang lumpuh total,” keluhnya.

Hal senada diungkapkan Suparno. Menurutnya jalan tersebut merupakan satu-satunya akses yang digunakan warga untuk melintas. Baik warga yang ingin menuju kebun maupun yang mengangkut buah sawit atau karet untuk di jual ke kecamatan.

“Sudah dijanjikan akan diperbaiki. Tapi sampai saat ini belum ada realisasinya. Bahkan jalan ini di pasang batu saja belum, apa lagi di mau di aspal,” papar sopir truk ini.

Untuk itu warga berharap, baik Pemkab Mura maupun anggota DPRD dari Dapil Muara Kelingi dan BTS Ulu Cecar agar merealisasikan janji-janji yang selama ini disampaikan. Apa lagi jalan ini selalu di gunakan semua warga, terutama menuju Desa Sembatu Jaya.

Bahkan Ini adalah akses satu-satunya yang lumayan baik dibanding lewat BTS Ulu Cecar. “Kasihan warga di dalam desa, mau lewat BTS Ulu Cecar jalannya tambah parah. Sama juga jika lewat Muara Kelingi. Tak perlu bangunan lain, yang penting jalan ini dulu diperbaiki kami sudah bersyukur,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas PU Bina Marga Mura Aidil Rusman mengatakan untuk perbaikan jalan penghubung antara Kecamatan Muara Kelingi dan BTS Ulu Cecar sudah diajukan dalam dana DAK, proses pengajuan dan persetujuan pembangunan jalan tersebut sudah cukup lama.

Aidil berjanji, akan bergerak cepat dalam menyelesaikan perbaikan jalan yang juga tercantum dalam APBD perubahan tersebut. Setidaknya, ia menargetkan akhir tahun seluruh proses tender sudah bisa diselesaikan.

“Lima titik lokasi jalan poros akan diperbaiki, mulai dari Simpang Jantun ke Kecamatan Muara Megang, Kecamatan Suka Karya hingga ke SP 9 Kecamatan BTS Ulu Cecar, termasuk berbatasan Muara Kelingi, ruas jalan Simpang Bamasko menuju Kecamatan Megang Sakti, ruas jalan Simpang Lubuk sampai Tua Tapa dan terakhir Simpang Rejo Sari Mataram ke arah Kali Deras,” jelasnya.

Untuk teknis pengerjaan dalam perbaikan jalan tersebut, menurut Aidil mereka hanya menjalankan petunjuk teknis sesuai ketentuan dari pemerintah pusat. “Untuk teknisnya, semua perbaikan jalan dilakukan secara bertahap, dengan ketentuan sesuai juknis. Perbaikan maksimal dilakukan 4-5 kilometer dengan volume rata-rata kontruksi kekuatan jalan dengan bebab 80 ton,” terangnya.

Sementara anggaran per titik, Aidil mengungkapkan hal tersebut sesuai kebutuhan berdasarkan kondisi jalan di masing-masing jalan. “Kita pastikan dari Rp46 miliar dibagi sesuai kondisi dan kebutuhannya. Untuk Simpang Jatun misalnya sebesar Rp12 miliar dan sisa diempat titik lainnya masing-masing Rp8 miliar,” tandasnya. (ain)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts