Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mempertimbangkan menghentikan sementara pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) jika kualitas udara masih berada dalam kategori sangat tidak sehat.
Keputusan tersebut menyusul kondisi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kota Palembang yang terus memburuk. Berdasarkan data BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (25/8/2026), ISPU Palembang berada di angka 253 atau masuk kategori sangat tidak sehat.
Seperti diketahui, CFN biasanya digelar setiap Sabtu malam di kawasan Jalan Kolonel Atmo. Sementara CFD dilaksanakan setiap Minggu pagi di kawasan sekitar Jembatan Ampera.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang M. Irman mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat untuk menindaklanjuti arahan Wali Kota Palembang terkait kondisi kualitas udara dan pelaksanaan CFD maupun CFN.
Menurutnya, Pemkot Palembang akan terus memantau perkembangan ISPU hingga mendekati jadwal pelaksanaan kegiatan.
Baca juga: Resmi Diluncurkan di Jembatan Ampera, Car Free Day Palembang Jadi Ruang Publik Baru untuk Warga
“Mengenai pelaksanaan, kita akan terus melakukan update data ISPU Kota Palembang. Jika sampai Minggu atau jadwal CFD dan CFN tetap dalam kategori sangat tidak sehat, maka akan kita stop dulu sementara,” kata Irman.
Ia mengimbau masyarakat untuk turut memantau perkembangan kualitas udara agar tidak terkejut apabila terjadi perubahan kebijakan terkait pelaksanaan CFD dan CFN.
Irman menjelaskan, apabila kualitas udara berada pada kategori tidak sehat namun belum masuk kategori sangat tidak sehat, kegiatan kemungkinan masih dapat dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat.
“Kalau dalam kategori tidak sehat, kemungkinan akan tetap kita buka (CFD dan CFN), tetapi dengan ketentuan harus menggunakan masker sesuai dengan standar yang disarankan Dinas Kesehatan,” jelasnya.
Namun, apabila ISPU terus berada di atas angka 200 atau masuk kategori sangat tidak sehat, Pemkot Palembang akan mempertimbangkan penghentian sementara kegiatan tersebut.
“Intinya kalau ISPU sudah di atas 200 atau sangat tidak sehat, kemungkinan kita stop dulu sementara,” tegasnya.
Irman menambahkan, keputusan mengenai pelaksanaan CFD dan CFN pada akhir pekan ini akan disampaikan lebih lanjut setelah melihat perkembangan data ISPU terbaru.
Sementara itu, berdasarkan catatan kualitas udara Kota Palembang, ISPU telah masuk kategori sangat tidak sehat sejak Minggu (23/8/2026). Kondisi tersebut berlanjut pada Senin (24/8/2026), ketika ISPU tercatat mencapai 216, yang juga berada dalam kategori sangat tidak sehat.
Pemkot Palembang pun mengimbau masyarakat untuk mengutamakan kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kualitas udara memburuk. (Iya)











