Ironi, Pelaku Pungli di PALI juga Anak-anak

Kamis, 20 Oktober 2016
Seorang bocah sedang menyetop truk.

PALI, Sumselupdate.com – Ironi, di wilayah Kabupaten PALI para pelalu pungutan liar (pungli) tidak hanya kalangan orang dewasa. Bahkan, dari anak-anak pun kerap terlibat di jalanan.

Seperti yang terpantau di sepanjang jalan Desa Sinar Dewa hingga Desa Panta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI dengan sasaran mobil angkutan barang. Tanpa takut, para bocah ini menghentikan laju kendaraan atau angkutan hanya untuk meminta sejumlah uang kepada para pengemudi.

Read More

“Pernah aku lewat bawa getah karet, banyak anak-anak minta uang di pinggir jalan, malah ada yang naik dekat pintu mobil. Aku heran, kemana orang tuanya?, seolah sengaja dibiarkan. saya harap ada tindakan tegas dari aparat hukum atau Pemkab PALI untuk menghilangkan pungli dijalanan, baik yang dilakukan orang dewasa atau anak-anak,” ujar salah seorang pengemudi kepada, Sumselupdate.com, Kamis (20/10/2016).

Sementara Kapolsek Talang Ubi Kompol Victor Eduard Tondeas melalui Babin Kamtibmas Bripka Hairul Rozi mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah melakukan pendekatan terhadap para orangtua serta bekerja sama dengan Kepala Desa setempat untuk memberitahukan bahwa meminta-minta di jalanan adalah pungli dan itu tidak dibenarkan.

“Kita sudah sosialisasi dan mengimbau dengan cara mendatangi langsung ke rumah-rumah warga agar menjaga anaknya untuk tidak melakukan pemalakan. Kalau pelakunya orang dewasa, kita telah ambil tindakan tegas dan banyak yang sudah diamankan,” jelasnya seraya mengakui bahwa saat ini pemalakan terhadap pengemudi angkutan barang sudah jauh berkurang.

Terpisah, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten PALI Devi Haryanto menyarankan agar pemerintah jangan hanya gencar membangun infrastruktur saja, namun juga harus dibarengi dengan membentuk karakter generasi muda yang mandiri.

“Kalau otak generasinya hanya kepikiran meminta-minta, tidak akan maju daerah kita. Pemerintah melalui dinas terkait harus lakukan sosialisasi dan diberi pengertian, agar tidak melakukan Pungli,” ungkap politisi Partai Demokrat tersebut.

Adapun yang paling efektif menurut yaitu melakukan pendekatan yang harus terlebih dahulu dilakukan jangan asal tindak tegas.

“Kalau masih saja membandel baru tindak tegas. Kalau Polisi, saya nilai sudah bekerja maksimal, tapi di pemerintah ada Satpol PP dan Dinas Sosial, kerahkan mereka. Sekali lagi, saya sarankan kedepankan cara pendekatan. Mudah-mudahan Pungli jalanan akan habis,” tandasnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts