Palembang, Sumselupdate.com – Sriwijaya FC dan PSMS Medan ternyata punya lima kesamaan. Sebelum kedua kesebelasan bertemu pada pekan ke sembilan Liga 2 Indonesia 2019 di Stadion Teladan, Medan, Sumatera Utara, Kamis (1/8).
Meski sekarang berkompetisi di kasta kedua, ternyata musim lalu Sriwijaya FC dan PSMS Medan sama-sama berlaga di Liga 1 2018. Kedua klub sama-sama berstatus sebagai degradasi di ajang kompetisi tertinggi dalam negeri ini.
Sriwijaya FC terlempar ke Liga 2 gara-gara finis pada posisi 17. Dari 34 pertandingan Sriwijaya FC hanya menang 11 kali, imbang 6 kali dan kalah 17 kali dengan total poin 39.
Sementara PSMS Medan finis pada posisi juru kunci atau peringkat 18 klasemen akhir. Dari 34 kali main PSMS Medan juga menang 11 kali, imbang 4 kali dan kalah 19 kali total poin 37.
Selain itu fakta lain kedua kesebelasan sudah sama-sama kalah di kandang sendiri musim ini. Sriwijaya FC dipaksa menyerah Persita Tangerang dengan skor 0-2 pekan ke lima di Stadion Gelora Sriwijaya, (13/7).
Sedangkan PSMS Medan dipermalukan Cilegon United dengan kedudukan akhir 0-1 pada pekan ketiga pada 2 Juli.
Fakta unik ketiga baik Sriwijaya FC maupun PSMS Medan sama-sama menang 1-0 hadapi Persibat Batang dengan status laga tandang. Sriwijaya FC curi tiga poin dari Persibat pada pekan ke enam pada 18 Juli lewat gol Ryan Wiradinata.
Sedangkan PSMS Medan kalahkan Persibat pada pekan kedua, pada 27 Juni via gol Mohamadou Alhaji Adamou. Fakta menarik keempat, Sriwijaya FC dan PSMS Medan diperkuat bek naturalisasi asal Kamerun.
Sriwijaya FC mengandalkan Bruno Casimir sedangkan dalam skuat PSMS Medan ada nama Mohamadou Alhaji Adamou.
Fakta kelima atau terakhir hingga pekan ke delapan kedua tim asal Sumatera ini sama-sama koleksi 16 poin. Dengan rincian 5 kali menang, 1 kali imbang dan 2 kali tumbang. (tra)











