IK4L Bergejolak: Musdalub yang Digelar Hari Ini Dinilai Cacat Hukum dan Tidak Sah

Writer: - Kamis, 7 Agustus 2025
Spanduk yang menghiasi di lokasi digelarnya Pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Ikatan Keluarga 4 Lawang (IK4L) yang digelar di pendopoan rumah dinas Bupati Lahat pada Kamis (7/8/2025). (Foto; Sumselupdate.com/Rizky Ardiansyah).

LAHAT, Sumselupdate.com – Pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Ikatan Keluarga 4 Lawang (IK4L) yang digelar di pendopoan rumah dinas Bupati Lahat pada Kamis (7/8/2025), menuai kecaman dari berbagai pihak.

Musdalub yang digagas oleh kubu Syamsul Hadi dinilai ilegal dan inkonstitusional, karena tidak memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Read More

Sejumlah tokoh IK4L, termasuk pengurus aktif, menyatakan bahwa tidak ada kondisi luar biasa yang dapat membenarkan pelaksanaan Musdalub tersebut.

Mereka menegaskan bahwa kepengurusan IK4L saat ini masih sah dan aktif menjalankan roda organisasi.

“Ketua IK4L masih menjabat secara sah. Tidak ada pengunduran diri, pemberhentian, atau kekosongan kepemimpinan. Musdalub ini jelas tidak memiliki dasar,” tegas Tamrin, tokoh senior IK4L dari Jakarta.

Musdalub, menurut aturan organisasi, hanya dapat digelar jika terjadi kondisi luar biasa, seperti kekosongan kepemimpinan atau adanya keputusan resmi organisasi.

Tanpa syarat tersebut, pelaksanaan Musdalub dianggap sebagai bentuk pelanggaran terhadap aturan internal dan moral organisasi.

“Jika tetap dipaksakan, maka ini merupakan tindakan pembangkangan terhadap AD/ART, serta mencederai semangat kekeluargaan dalam IK4L,” tambah Tamrin.

Penolakan terhadap Musdalub ilegal ini juga datang dari tokoh-tokoh IK4L di berbagai daerah, termasuk Jakarta, Palembang, Lahat, dan Empat Lawang.

Mereka menyatakan bahwa segala keputusan yang dihasilkan dari forum tersebut tidak sah dan tidak akan diakui oleh mayoritas anggota IK4L.

“IK4L adalah milik seluruh anggotanya, bukan alat untuk memuaskan ambisi segelintir orang yang haus jabatan,” tegas Rojali, tokoh IK4L lainnya.

Para tokoh IK4L juga menyerukan kepada seluruh anggota agar tetap menjaga persatuan, tidak terprovokasi, dan bersama-sama menjaga marwah organisasi dari upaya-upaya inkonstitusional.

Terkait persoalan ini, belum ada konfirmasi dari Syamsul Hadi. Saat dihubungi melalui telepon genggam maupun pesan singkat WhatsApp, yang bersangkutan belum merespon.

(**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts