Palembang, Sumselupdate.com – Bantuan dari para dermawan baik perorangan maupun instansi pemerintah, swasta hingga lembaga profesi ratusan kepada korban kebakaran di Lorong Santai, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati terus mengalir.
Salah satunya seperti yang dilakukan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumsel yang memberikan bantuan uang tunai kepada para korban kebakaran, Jumat (19/7/2019).
Bantuan yang diserahkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) IJTI Sumsel Sri Febriandi ini diterima salah seorang perwakilan korban kebakaran.
“IJTI Sumsel ikut merasakan kesedihan dan derita yang dialami saudara-saudara kami yang kehilangan tempat tinggalnya akibat kebakaran ini,”ujar Vei, sapaan akrabnya.
“Bantuan yang kami berikan jangan dilihat dari jumlahnua melainkan ini wujud kepedulian kami terhadap para korban kebakaran yang semoga dapat kembali bangkit dan bisa membangun kembali rumahnya yang hangus terbakar ini,” paparnya.
Pada kesempatan itu, Vei didampingi sejumlah pengurus IJTI Sumsel lain ini berharap para dermawan yang lain untuk ikut serta membantu para korban yang saat ini membutuhkan bantuan utamanya kebutuhan akan bahan material untuk membangun kembali rumahnya yang telah ludes terbakar.
“Yang kami dengar dari warga tadi kalau bantuan sembako dan pakaian sudah banyak. Yang barangkali perlu dipikirkan adalah bantuan dalam bentuk material bahan bangunan terutama pembangunan sanitasi yang layak buat mereka,” jelasnya.
Seraya berharap instansi lain yang belum menyalurkan bantuan untuk segera turun memberikan bantuannya.
Salah seorang korban kebakaran, Ruli mengaku satu pekan pasca musibah kebarakan yang meluluhlantakkan 113 rumah dan membuat tak kuranh dari 500 an warga kehilangan tempat tinggal ini warga mulai mengeluhkan beragam permasalahan.
Mulai dari buruknya sanitasi yang mengakibatkan rentan penyebaran berbagai macam penyakit hingga sejumlah permasalahan lain.
“Kami butuh secepatnya rumah kami kalau bisa dibangun kembali. Karena ini satu-satunya tempat kami tinggal,” ujar Ruli yang kini terpaksa bertahan di tenda bantuan Kemensos RI ini. (tra)











