‘Human Trafficking’ Merupakan Tindak Pidana Murni

Suasana sosialisasi TPPO di Aula BKBPP Kabupaten PALI

PALI, Sumselupdate.com – Badan Pelayanan Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Provinsi Sumatera Selatan menyatakan jika di Bumi Serepat Serasan angka Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) masih nol alias belum ditemukan.

Hal itu disampaikan Kepala BP3TKI Sumsel, Aminah, SH saat sosialisasi TPPO di Aula Kantor Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, Selasa (24/5).

Bacaan Lainnya

Aminah mengakui jika di Kabupaten PALI tidak satu pun warganya bekerja ke luar negeri.

“Walau tidak ada yang bekerja keluar negeri, namun kita antisipasi apabila ada kejadian TPPO segeralah laporkan ke Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan (GT-PP) TTPO,” tutur Aminah.

Pihaknya menganggap, human trafficking (perdagangan manusia) merupakan kejahatan pidana murni, dan bisa dikenakan sanksi hukum.

Human trafficking adalah tindak pidana murni dengan ancaman penjara 3 sampai 15 tahun dan denda Rp120 juta sampai Rp5 miliar,” tegasnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.