HNW Ajak Semua Pihak Bangkit Menghadirkan Cita-Cita Bangsa

Senin, 17 Juli 2023

Jakarta, Sumselupdate. com- Lapangan Balaikota Jakarta Timur, sudah dipenuhi masyarakat sejak pukul 19.00 WIB (15/7/2023) untuk nonton bareng (nobar) pentas seni pagelaran wayang kulit.

Pagelaran wayang untuk memperingati Milad ke II Komunitas Wayang Nusantara, juga Hari Ulang Tahun Jakarta Ke-496 diprakarsai pimpinan KWN (Komunitas Wayang Nusantara), mengambil lakon ‘Bimo Bangkit’ dengan dalang milenial Ki Totok Asmoro.

Read More

Pagelaran itu dihadiri Wakil Ketua MPR Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid MA (HNW), budayawan dan seniman Erros Djarot, pimpinan PEPADI Jakarta, Komunitas Wayang Nusantara (KWN), dan Keturunan Jawa Tulen (Kejawen) dll.
HNW mengatakan sejak kecil di Klaten, Jawa Tengah, dia sudah dibiasakan orang tua nonton wayang.

“Sampai malam hingga menikmati Goro-Goro di mana para punakawan seperti Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong menghibur para penonton”, ujar Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Oleh sebab itu kata HNW, mereka tumbuh kembangkan dan apresiasi terhadap budaya adiluhung bangsa seperti wayang, hingga hafal berbagai kisah dalam Kitab Mahabarata dan Ramayana.

HNW menyampaikan selamat kepada KWN dan Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) yang terus bersemangat dan berjuang melanjutkan dan melestarikan wayang, budaya bangsa yang adiluhung, mengharumkan nama Indonesia hingga diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia.

HNW juga mengapresiasi sekalipun ditengah arus globalisasi, bangsa Indonesia masih berkomitmen menjaga dan melestarikan wayang kulit, sebagai budaya unggulan, terbukti dengan hadirnya dalang-dalang dari generasi milineal, dan banya anak-anak menyaksikan pagelaran wayang kulit, selain Pemerintah yang menetapkan Hari Wayang Nasional 6 November.

“Ini semua patut didukung, apalagi banyak anak muda generasi milenial bukan hanya menggemari, tapi menjadi dalang pertunjukan wayang kulit. Generasi muda ternyata tidak putus dengan budaya bangsanya. Alhamdulillah”tambahnya.

Pagelaran wayang kulit malam lanjut HNW sebagai bukti untuk menegaskan kembali komitmen mewujudkan cita-cita Presiden Soekarno dengan gotong royongnya, agar menjadi inspirasi dan berkontribusi menghadirkan Indonesia jaya raya, makmur berdaulat dan bermartabat.

Cita-cita tersebut bisa tercapai karena kita mempunyai pegangan yang kokoh dan kuat, yaitu kecintaan pada kebudayaan bangsa seperti wayang. “Warisan budaya bangsa yang diakui UNESCO ini penuh dengan prinsip ajaran positif kehidupan untuk menghadirkan keutamaan”paparnya.

Lakon Bimo Bangkit menurut dia sangat mengena dengan kondisi saat ini. Lakon Bimo Bangkit itu menginspirasi dan mengajak kita semua berkontribusi dan berkolaborasi bangkit dari dampak covid, maupun dari kondisi lain untuk menghadirkan cita-cita proklamasi kemerdekaan bangsa dan negara.

Di tahun politik seperti sekarang ini, pesan dan spirit dari lakon Bimo Bangkit diharap terus diperkuat, disosialisasikan, serta disebarluaskan bahkan dijadikan pegangan bagi para pemimpin bangsa, politisi, termasuk rakyat.

HNW berharap acara malam itu dapat diresapi rakyat Indonesia, sehingga mereka ikut berperan serta membangkitkan Indonesia. Dengan pagelaran wayang saat bangsa menyongsong Pemilu, diharapkan mampu menghadirkan dan menguatkan situasi dan laku politik berkebudayaan, agar hadir juga hasil Pemilu yang berbudaya luhur.

HNW menegaskan, MPR dalam Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, juga mempergunakan berbagai metode, salah satunya melalui budaya seperti pagelaran wayang. “Metode seperti ini akan saya usulkan agar kembali dapat dilakukan.. Sehingga bisa menguatkan kesatupaduan warga bangsa, menjalankan kehidupan bernegara dengan mengapresiasi dan melestarikan budaya bangsa,”tegasnya.(duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts