Herman Deru: Banyuasin Akan Lebih Maju Dengan Hadirnya Pelabuhan Samudera Tanjung Carat

Gubernur Herman Deru dan Bupati Banyuasin H Askolani mengikuti kegiatan HUT ke-19 Kabupaten Banyuasin yang digelar dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Banyuasin di Pangkalan Balai, Sabtu (10/4/2021).

Banyuasin, Sumselupdate.com – Sebagai daerah penghasil pangan peringkat satu di Sumsel dan masuk dalam  empat besar kabupaten penghasil pangan nasional.

Kabupaten Banyuasin telah membuktikan diri  mampu berkontribusi besar terhadap ketersedian pangan di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Keberhasilan yang dicapai Bumi Sedulang Setudung tersebut tidak terlepas dari peran dan piawainya Bupati Banyuasin H Askolani dan jajaran dalam memanfaatkan potensi daerah setempat.

Dengan ditunjang luasan lahan persawahan lebak dan pasang surut ribuan hektar  yang dikelola secara produktif.

Ditambah pemanfaatan teknologi pertanian yang modren. Sehingga wajar jika daerah ini mampu menjadi daerah penopang lumbung pangan nasional.

“Di bidang ketahanan pangan, Kabupaten Banyuasin merupakan salah satu daerah produsen beras di Sumsel dan berperan penting dalam menjaga lumbung pangan nasional,” kata Gubernur Herman Deru saat mengawali sambutannya dalam rangka HUT ke-19 Kabupaten Banyuasin yang digelar dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Banyuasin di Pangkalan Balai, Sabtu (10/4/2021).

Dengan didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj Febrita Lustia, Gubernur Herman Deru memberikan apresiasi atas semua capaian prestasi yang didapat Kabupaten Banyuasin di bawah kepemimpinan Bupati  H. Askolani, MH dan Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono, SH  dan jajaran.

Di mana daerah yang didominasi perairan dan daratan tersebut mampu menunjukkan sejumlah lompatan besar.

“Daerah ini sangat luas, yang terdiri dari kawasan perairan maupun daratan. Oleh sebab itu tidak gampang. Dibutuhkan niat yang tulus dari pemimpinnya untuk penyediaan  infrastruktur yang memadai. Pemerintah Provinsi dalam tiga tahun berturut-turut mulai dari  2019, 2020 dan 2021 telah memberikan bantuan khusus ke Kabupaten Banyuasin  dibidang  pembangunan infrastruktur,” tambah Herman Deru.

Suasana Sidang Paripurna Istimewa DPRD Banyuasin di Pangkalan Balai, Sabtu (10/4/2021).

Dia menyebut, infrastruktur yang dibangun bukan saja terpaku pada bangunan fisik namun juga non fisik seperti bidang  kesehatan, pendidikan termasuk sinyal internet menjadi perhatian bagi pemerintah Provinsi Sumsel.

“Pada hari jadi ke-19 Kabupaten Banyuasin ini, Pemprov Sumsel mengucapkan selamat,  Banyuasin bukan hanya sekedar bangkit tapi luar biasa,” ucap  Herman Deru.

Pesatnya pembangunan disegala sektor di Banyuasin, lanjut Herman Deru akan lebih lengkap dengan akan dibangunnya  pelabuhan samudera Tanjung Carat  yang ground breakingnya segera dilakukan akhir  tahun  2021 ini.

“Dengan adanya pelabuhan internasional tanjung carat bukan tidak mungkin Banyuasin, kabupaten pertama di Sumsel  yang akan  ekspor beras,” harapnya.

Pesatnya laju pembangunan di Banyuasin, imbuh Herman Derun telah diakui, dibuktikan dengan banyaknya penghargaan yang didapat daerah ini.

Di antaranya Penghargaan Innovative Government Award (IGA) dari Badan Penelitian Pengembangan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Ditambah lagi dengan dijadikannya Banyuasin sebagai produsen beras yang berperan  dalam menjaga lumbung pangan nasional

“Kita akui Kabupaten Banyuasin merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Di akhir sambutannya gubernur mengharapkan agar kekompakan antara eksekutif dan legislatif tetap dijaga begitu juga dengan unsur forkopimda lainnya. Sebab keberhasilan pembangunan di segala bidang tidak mungkin dicapai tanpa ada kekompakan dan sinergitas baik secara internal maupun eksternal.

“Suksesnya pembangunan kuncinya harus kompak. Kepada seluruh masyarakat Banyuasin dukung program  pemerintah,”  tandasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuasin H. Askolani dalam sambutannya menyebutkan peringatan HUT ke-19 Kabupaten Banyuasin memberikan makna yang mendalam  sebab untuk pertama kalinya digelar berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2020  yang menetapkan tanggal 10 April sebagai hari jadi Kabupaten Banyuasin.

“Hari ini menjadi hari yang istimewa bagi masyarakat Banyuasin. Kita telah banyak mewujudkan harapan masyarakat sebagaimana pilar-pilar harapan itu telah dibangun oleh para pendahulu.kita sebelumnya,” ujar Askolani.

Askolani juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru yang telah banyak membantu melalui kucuran dana provinsi ke Kabupaten Banyuasin diperuntukan  pembangun infrastruktur. Dirinya beserta rakyat Banyuasin sangat bersyukur punya gubernur yang sangat peduli dengan daerah tersebut.

“Daerah ini sangat luas Pak Gubernur. Kondisi geografisnya perairan dan daratan. Tanpa bantuan dari pak Gubernur  mustahil pemerataan pembangunan di Banyuasin dapat dicapai. Untuk itu mewakili rakyat Banyuasin saya sampaikan terima kasih. Dan di tahun-tahun mendatang ditambah lagi pak Gubernur,” kata Askolani. (rel)

PDIP

PKB

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.