Baturaja, sumselupdate.com – Warga Desa Lubuk Rukam Kecamatan peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu ( OKU) Provinsi Sumatera Selatan gempar, dengan penemuan seekor buaya yang ditemukan di Sungai Ogan. Aligator berbahaya memang sering terlihat demi keselamatan warga yang kerap beraktifitas di Sungai Ogan.
Kepala Desa Lubuk Rukam bersama perangkat desa dan warga berupaya untuk melakukan penangkapan hewan berbahaya tersebut. Walhasil, pada Jum’at dini hari, warga berhasil menangkap buaya berukuran 2,63 meter tersebut dan sangat ditakuti oleh manusia.
“Buaya ini sudah terlihat sejak empat hari inj Terus terang hal ini sangat meresahkan warga, makanya kita lakukan upaya penangkapan dan Alhamdulillah, tadi malam sekira pukul 01.00 dini hari berhasil kita tangkap,” ujar Kepala Desa Lubuk Rukam Izahrullah kepada portal ini dibincangi Jum’at 16/08/2024.
penangkapan buaya berlangsung cukup alot. Mengingat proses penangkapan dibutuhkan kesabaran serta kehati – hatian yang ekstra.
“Kita mulai melakukan upaya penangkapan sejak Kamis sore sekitar pukul 16.30 WIB dan baru berhasil sekitar pukul 01.00 dini hari. Ya walau buaya ini terlihat tidak agresif, tapi kita tetap harus waspada,” jelasnya.
Dirinya menghimbau kepada masyarakat desa Lubuk Rukam di desa sekitar untuk tetap waspada terhadap adanya ancaman buaya di sungai Ogan meski pihaknya telah berhasil menangkap buaya tersebut. Pasalnya, di duga masih ada buaya lain yang hingga saat ini belum tertangkap.
Baca juga : Asyik Mandi di Kali, Bocah 13 Tahun Tewas Dimangsa Buaya
“Kita minta kepada warga untuk waspada, terutama yang sering beraktifitas di sungai ogan, kita minta kepada orang tua untuk dapat mengawasi anak- anaknya yang sering mandi dan bermain di aliran sungai ogan. Sebab, dari laporan beberapa kepala desa tetangga bahwa masih ada buaya lain yang belum tertangkap,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Gunung Raya Herman mengungkapkan buaya yang berhasil di tangkap oleh warga merupakan jenis buaya muara yang dilindungi. Kata dia, buaya yang berhasil di tangkap itu akan di bawa menuju Palembang.
Baca juga : Buaya Berukuran Besar Muncul di Pesisir Pantai
“Buaya ini akan kita bawa ke Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) di Palembang, karena buaya ini termasuk dalam kategori buaya yang dilindungi,” ujar Herman.
Sejalan dengan kepala desa, Herman mengaku akan membuat papan himbauan di wilayah tersebut sebagai bentuk antisipasi ancaman bahaya buaya.
“Kita akan buat papan himbauan di beberapa desa agar masyarakat bisa waspada bahwa saat ini di sungai Ogan ada buaya yang bisa mengancam keselamatan,” pungkasnya.(**)











