Laporan: Armiziwadi
Baturaja, Sumselupdate.com – Masyarakat Jalan Gotong Royong, Lorong Ayip Husen, Kelurahan Kemalaraja, RT 21, RW 05, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan dihebohkan dengan ditemukannya mayat seorang perempuan yang tergantung di dapur sebuah kosan, Sabtu (23/10/2021).
Belakangan diketahui, jasad perempuan tersebut bernama Herna Juwita (29).
Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo SIK melalui Kasi Humas AKP Mardi Nursal menuturkan peristiwa bunuh diri ini terungkap berawal seorang warga bernama Fauzi (17) memanggil korban di kosannya.
Namun setelah lama dipanggil, tidak ada jawaban dari kosan yang ditempati Herna Juwita.
Karena tidak ada jawaban, Fauzi merasa penasaran lalu mengecek ke belakang rumah kosan dan membuka jendela belakang.
Namun betapa kagetnya Fauzi, saat melihat Herna Juwita telah tergantung di bagian dapur kosan.
Melihat kejadian tersebut, kemudian Fauzi memanggil salah seorang warga bernama Romi (38) dan langsung mendobrak paksa pintu depan kosan.
Berdasarkan keterangan dari adik Herna Juwita, Heriyanto jika saudaranya sebelum gantung diri menghubunginya dua kali melalui telpon sekitar pukul 01.00 WIB.
Ia juga menjelaskan bahwa yang bersangkutan selama ini tidak pernah menceritakan masalah apapun kepada keluarganya.
Pastinya, dari hasil olah TKP yang dilakukan Unit Inafis Sat Reskrim Polres OKU dan Polsek Baturaja Timur, Herna Juwita melakukan aksi gantung diri dengan kain warna coklat yang diikat di kusen pintu belakang kosan.
Dari olah TKP itu juga diketahui kedua kaki Herna Juwita dalam keadaan menapak dan menginjak di tiga buah batubata.
Dari tempat kejadian tersebut, petugas menyita barang bukti satu buah kotak rokok sampurna kretek, satu buah kotak rokok broja, satu buah minuman power F.
Barang bukti lain yang diamankan tiga buah batubata, satu helai kain warna coklat, satu unit hape milik korban, satu helai kain yang digunakan untuk gantung diri, satu helai baju panjang warna biru, satu helai celana jeans panjang, satu buah cincin, dan satu buah jam tangan.
Selanjutnya jenazah Herna Juwita dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Ibnu Soetowo Baturaja untuk dilakukan identifikasi. (**)











