Hasil Olah TPK Laka Tunggal Bus AKAP Sambodo, Sopir Diduga Ugal-ugalan

Kondisi bus yang telah terbalik setelah mengalami kecelakaan tunggal

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com — Direktur Lalulintas Polda Sumsel Kombes Pol Cornelis Ferdinan Hotman Sirait mengatakan pihakmnya telah melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan tunggal bus AKAP Sambodo di Jalan Lintas Timur Palembang Jambi KM 214 desa Senawar Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Muba, Kamis (27/5/2021) sekitar pukul 05.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Bersarkan keterangan saksi salah satu penumpang bus, kecelakaan tunggal ini terjadi berawal saat bus AKAP Sambodo jenis R6 Mercedes Benz Nopol B 7314 NGA yang berisi 33 penumpang melaju dari arah Jambi ke arah Palembang. Saat melintasi tikungan ke kanan menurun ke arah Palembang, bus melaju dengan kecepatan tinggi.

“Karena melaju dengan kecepatan tinggi membuat bus hilang kendali lalu keluar jalur dan terbalik sebelah kiri. Dalam laka tunggal ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan 12 orang lainnya mengalami luka-luka,” ujar irektur Lalulintas Polda Sumsel Kombes Pol Cornelis Ferdinan Hotman Sirait saat dihubungi via tep, Jumat (28/5/2021).

Dirlantas Polda Sumsel saat melakukan olah TKP

 

Kombes Cornelis Ferdinan Hotman Sirait mengungkapkan, ia bersama Kasubdit Gakkum dan Kasubdit Kamsel, Kasat Lantas Polres Muba beserta Tim Traffic Accident Analisys (TAA) Polda Sumsel sudah mendatangi TKP kecelakaan tunggal bus AKAP Sambodo untuk melakukan olah TKP.

Pola olah TKP dilakukan dengan menggunakan sistem manual dan sistem Traffic Accident Analisys (TAA). Untuk sopir Bus AKAP Sambodo setelah kejadian langsung melarikan diri saat ini masih dalam pengejaran.

“Dari hasil olah TKP ditemukan jejak ban juga ditemukan tebing / siring yang hancur akibat gerusan body bus samping kiri, posisi perseneling 4, body bus posisi terbalik ke kiri, bagian bamper depan rusak ringan dan hasil introgasi awal saksi dari penumpang bus sopir mengendarai mobil secara ugal-ugalan dan berkecepatan tinggi,” katanya

Lebih lanjut, hasil olah TKP di lokasi kejadian laka tunggal ini akan direkomendasi kepada stakeholder terkait untuk meninggikan kemiringan bahu jalan di tikungan di TKP, pemasangan speed trap sebelum tikungan TKP, pemasangan lampu penerangan di sekitar TKP dan pemasangan rambu petunjuk tikungan sebelum TKP.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.