Palembang, Sumselupdate.com – Harga emas di Palembang meroket tajam hingga menyentuh Rp10,8 juta per suku.
Namun, euforia kenaikan harga itu justru dibayangi kecemasan. Sejumlah toko emas di Palembang memilih menutup usaha mereka pada Senin (1/9/2025), lantaran khawatir menjadi sasaran penjarahan saat aksi massa besar-besaran berlangsung.
Aksi tersebut dipusatkan di depan Kantor DPRD Sumatera Selatan, Jalan POM IX, Kapten A Rivai, dan diperkirakan diikuti ribuan orang.
Sejumlah kelompok massa juga disebut akan melakukan long march dari berbagai titik, seperti Jakabaring, Ulu, Sudirman, dan Kambang Iwak.
“Demi keamanan dan kenyamanan bersama, khususnya hari ini, Senin (1/9/2025), Jstore PS Mall tutup dikarenakan ada demo di area DPRD,” ujar Marketing Regional Galeri 24 Pegadaian Area Palembang, Ricky Darmawan.
Ricky memastikan toko emas akan kembali buka pada Selasa (2/9/2025), dengan jam operasional normal pukul 10.00–17.00 WIB.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Semoga kita semua dilindungi dan tetap aman,” tambahnya.
Bukan hanya di pusat perbelanjaan, toko emas di kawasan Pasar 16 Ilir dan Jalan Rustam Effendi juga memilih menutup pintu. Salah satunya Toko Emas Anda di Megaria, Pasar 16 Ilir, yang mengumumkan penutupan melalui akun media sosial resminya.
“Tidak buka, hari ini tutup,” tegas pemilik toko saat menjawab pertanyaan pelanggan.
Seorang pedagang emas di Jalan Rustam Effendi berinisial Y mengungkapkan, meski ada beberapa toko yang masih buka, pembeli emas memang sepi dalam sepekan terakhir. “Ada yang masih jualan, walau kata mereka sepi. Saya tutup dulu, nanti buka lagi,” ucapnya.
(**)











