Palembang, Sumselupdate.com – Harga emas perhiasan di Palembang mengalami penurunan pada Sabtu, 31 Januari 2026. Harga emas tercatat turun Rp800 ribu per suku atau setara 6,7 gram.
Penurunan harga tersebut terpantau di Toko Laris yang berlokasi di Jalan Rustam Effendi, Palembang. Saat ini, harga emas perhiasan dijual Rp16,7 juta per suku, turun dari harga sebelumnya Rp17,5 juta per suku pada Kamis, 30 Januari 2026.
Penurunan harga terjadi pada emas perhiasan dengan kadar 22 karat atau kandungan emas sekitar 92 persen. Meski demikian, harga jual emas perhiasan dapat berbeda di setiap toko karena disesuaikan dengan kondisi pasar dan kebijakan masing-masing pedagang.
Kondisi turunnya harga emas ini kerap dimanfaatkan masyarakat sebagai momentum untuk membeli. Emas masih dianggap sebagai instrumen investasi jangka panjang yang relatif aman atau safe haven, terutama saat kondisi ekonomi tidak menentu.
Pengamat Ekonomi Universitas Sriwijaya, Soekanto Sairuki, mengatakan fluktuasi harga emas perhiasan sangat dipengaruhi oleh permintaan pasar. Ia menjelaskan, penurunan harga umumnya terjadi setelah lonjakan signifikan akibat aksi ambil untung atau profit taking.
“Harga emas naik ketika permintaan tinggi dan sebaliknya akan turun saat permintaan melemah. Meski demikian, pergerakan harga emas tetap berkaitan dengan kondisi ekonomi global yang berpotensi berdampak pada inflasi daerah,” ujarnya.
Sementara itu, pengamat ekonomi Sumatra Selatan sekaligus dosen Universitas Muhammadiyah Palembang, Sri Rahayu, menilai turunnya harga emas setelah kenaikan tajam dipicu oleh ketidakstabilan ekonomi global.
“Kondisi ekonomi dunia saat ini penuh ketidakpastian, sehingga pergerakan harga emas menjadi sulit diprediksi,” katanya.
(**)











