Martapura, sumselupdate.com – Sejumlah halte di Martapura Kabupaten OKU Timur hingga kini fungsinya tidak digunakan secara maksimal, bahkan terkesan terbengkalai dan sia-sia, serta terancam rusak. Hal ini tentunya dikeluhkan masyarakat atas ketidakperhatian kepada dinas terkait.
Menanggapi keluhan masyarakat tersebut tentang tidak berfungsinya Halte, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) kabupaten OKU Timur, Syafindar angkat bicara, dirinya mengatakan untuk memfungsikan halte tersebut tentunya harus ada alat transportasi seperti Angkot dan Angdes. Sedangkan sekarang di Martapura sudah tidak ada Angkot dan Angdes, Kamis (17/10/2019)
Karena itu, akan dicarikan jalan keluarnya agar halte yang dibangun menggunakan dana yang berasal dari APBD OKU Timur bisa berfungsi secara maksimal.
“Dananya memang dari APBD OKU Timur tapi saya tidak tahu berapa besaran dananya karena pembangunan halte bukan zaman saya,” katanya.
Selain itu ke depan ada wacana rekayasa lalu lintas sehingga halte dan terminal sudah dipersiapkan bisa berfungsi. Menurutnya sejauh ini terminal juga belum bisa berfungsi karena tidak adanya Angkot dan Angdes.
“Akan kita rekayasa arah rute Angkot sehingga nanti halte dan terminal benar-benar bermanfaat”, ujarnya.
Dia juga menambahkan Angkot dan Angdes di OKU Timur masih model lama, tidak layak pakai. Namun tahun depan sudah ada pihak yang akan menyiapkan Angkot untuk menunjang kelancaran lalu lintas.
Lebih lanjut Syafindar menambahkan OKU Timur sudah mendapatkan bantuan angkutan antar desa dari Kemendes berupa bus engkel. “Kedepan halte ini akan kita manfaatkan, tapi menunggu perbaikan jalan selesai. Karena jika jalan jelek pemilik Angkot keberatan karena tidak menguntungkan. (Mat)











