Gubernur Berharap Mapolres Jauh dari Kesan Angker

Kamis, 19 September 2019

Kayuagung, Sumselupdate.com – Dalam kegiatan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Mapolres baru di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Gubernur Sumsel berharap, keberadaan Mapolres jangan menjadi tempat yang angker. Melainkan harus menjadi tempat teduh dan menyejukan bagi warga, terutama  yang hendak mendapat pelayanan dan pengayoman dari aparat.

“Keberadaan Mapolres ini harus dimanfaatkan sesuai peruntukan, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jadi jangan jadikan Markas Polres menjadi tempat  yang angker bagi masyarakat,” harap Herman Deru ketika menyampaikan sambutan disela-sela peletakan batu pertama di Mapolres baru di Jalan Kapten H Sulaiman Raden Anom, Kelurahan Jua-jua, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten OKI, Kamis (29/9/2019).

Read More

Menurut gubernur,  agar tidak terkesan angker ada baiknya keberadaan Mapolres dilengkapi dengan  ruang publik seperti taman bermain atau pusat informasi  yang terkait dengan tugas pokok Polisi sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.

“Nanti di halaman yang masih luas itu dapat juga dibuat ruang publik, taman lalu lintas  atau lainnya. Sebagai salah satu bentuk edukasi pada masyarakat teruama informasi  seputar lalu lintas,”  tambahnya.

Lebih lanjut Herman Deru menilai, keberadaan Polres di suatu wilayah  sangat dibutuhkan, mengingat Polri merupakan institusi yang mendapatkan tugas penting dalam  menciptakan situasi yang kondusif,   aman dan nyaman di tengah masyarakat.  Warga tidak  khawatir dalam menjalankan aktifitas ekonominya. Berjalan dengan stabil tanpa harus takut dengan kerawanan keamanan.

“Kesejahteraan masyarakat bisa dicapai  jika  kondusifitas wilayah terjaga. Pemprov. Sumsel salah satu visinya adalah bagaimana kita menciptakan SDM yang unggul. Nah ini tentu dia harus mudah bergerak.  Mudah bergerak itu karena nyaman,” tambahnya.

Lebih lanjut dia menilai, acaman keamanan sekarang ini berubah-ubah (dinamis).  Jika dulu  aparat dihadapkan dengan budaya masyarakat yang masih  membawa sejata tajam (sajam) atau menyimpan senjata api ilegal (kecepek). Namun seiring dengan pesatnya teknologi modus operandi kejahatan juga mengikuti trand yakni mengunakan media sosial (medsos) yakni propokasi, pornografi bahkan berita-berita hoax tidak jelas sumbernya.

“Adalagi kejahatan yang  paling nyata saat ini adalah,  soal kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan. Karena itu hari ini usai meletakan batu pertama pembangunan Mapolres  OKI ini, kita bersama- sama Forkopimda ada pak Kapolda dan pak Pangdam meninjau upaya pemadaman kebakaran  di Pantai timur, pangkalan lampam dan  tulung selapan,”  tandas Herman Deru sembari mengajak seluruh masyarakat Sumsel aktif membantu dan berdoa agar karhutla dan kabut asap segera teratasi.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli dalam kesempatan yang sama mengucapkan terima kasih kepada Gubernur H Herman Deru yang begitu peduli dengan jajaran Polri, khususnya di lingkungan Polda Sumsel. “Dibangunya gedung Mapolres OKI ini merupakan salah satu kontribusi beliau.  Harapannya tidak lain  agar Polri dapat meningkatkan pelayanannya  untuk masyarakat,” ucap Kapolda.

Dilain pihak Kapolres OKI AKBP Doni Eka Saputra dihadapan Gubernur dan Kapolda menyebutkan, pembangunan Kantor Mapolres di pusat Kota Kayuagung di atas lahan tiga hektar yang dana pembangunannya dari bantuan  Gubernur Sumsel sebesar Rp12, 8 miliar, sedangkan bantuan dari Bupati OKI Rp5 miliar.

Sebelumnya Bupati Kabupaten OKI Iskandar, SE mengaku bangga dengan dibangunnya Mapolres OKI. Dengan harapan keberadan Mapolres ini dapat menjadi pusat pelayanan bagi masyarakat di bidang ketertiban keamanan  dan pelayanan. (rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts