Palembang, Sumselupdate.com – Gubernur Sumsel H Herman Deru mengharapkan keterlibatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau perusahaan swasta dan lembaga usaha lainnya dapat membantu pemerintah daerah dalam memajukan sektor pembangunan baik fisik maupun non fisik di Sumsel.
Hal itu diungkapkan Herman Deru saat menerima jajaran Direksi PT Pegadaian (Persero) yang dipimpin Direktur Utama (Dirut) Kuswiyoto di Ruang Rapat Griya Agung, Palembang, pada Rabu (15/5) malam.
“Sejumlah sektor dapat dijadikan mitra bagi PT Pegadaian. Khususnya membantu desa-desa dalam pengelolaan dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BumDes),” harap Deru.
Adapun sektor yang dapat dijadikan sebagai pengembangan usaha bagi PT Pegadaian (Persero) di dalam wadah BumDes, lanjut Herman Deru, diantaranya pengembangan desa wisata di kawasan objek wisata, seperti di Kota Pagaralam dan Danau Ranau yang ada di Kabupaten OKU Selatan serta pusat-pusat kerajinan rakyat lainnya yang tersebar di sejumlah desa dan kelurahan dalam 17 Kabupaten/kota di Sumsel.
“Upaya ini setidaknya dapat membantu membangun citra baik bagi PT Pegadaian di mata masyarakat di samping membantu BumDesa dalam hal manajerial dan administrasi,” tambahnya.
Disamping itu, Gubernur berharap PT Pegadaian (Persero) terlibat aktif dalam sejumlah event di Sumsel baik dalam sekala nasional maupun internasional diantaranya event Motocross MXGP, event Tour the Ranau Ranau serta kejuaraan Bowling Dunia yang melibatkan sejumlah negara.
“Dalam waktu dekat setidaknya ada tiga event internasional yang ada akan digelar di Sumsel. PT. Pegadaian bisa ikut adil dari situ dalam hal promosi,” harap Deru.
Sementara itu Direktur Utama PT Pegadian (Persero) Kuswiyoto menyebut, PT Pegadaian bersama Pemprov Sumsel memiliki kepentingan bersama dalam mensejahterakan masyarakat. “Kita kometmen akan membantu membina desa serta pengadaan sarana dan perasarana lainnya,” jelas Kuswiyoto.
Dalam audensinya Kuswiyoto juga memaparkan sejumlah produk PT pegadaian diantara dalam bentuk tabungan emas, tabungan haji dan sejumlah produk konsumtif lainnya yang pelayanannya cepat dan tidak ribet.
“PT Pegadaian juga ada inovasi lain seperti menjemput nasabah menggunakan aplikasi Ojek Online. Jadi barang yang akan digadaikan bisa dijemput di rumah jika masyarakat tidak ada waktu atau merasa malu datang ke Kantor Pegadaian,” tandasnya. (rel)











