Laporan: Diaz Erlangga
Palembang, Sumselupdate.com – Guna memastikan kesejahteraan pekerja, PT Melania Indonesia (Shamrock Group) menggandeng serikat pekerja PT Melania Indonesia guna menggelar rapat membahas kenaikan upah, Senin (20/3/2023).
Rapat tersebut berlangsung di Ballroom Dempo Hotel Swarna Dwipa Palembang yang dipimpin langsung GM HRD PT Shamrock Group Yakub Indra didampingi Estate Manager PT Melania Indonesia Solihin, SP.
Seperti diketahui, Bupati Banyuasin Askolani Jasi menyepakati upah minimum kabupaten (UMK) di tahun 2023 naik 7,74 persen atau sekitar Rp247.348, maka UMK Banyuasik akan naik menjadi Rp3.442.243 dari upah diterima pada 2022 sebesar Rp3.194.895.
Merespon itu, manajemen PT Melania Indonesia gerak cepat mengundang perwakilan serikat pekerjanya berjumlah 22 orang yang diketuai oleh Sakarman guna membahas kenaikan upah.
“Jadi hari ini kita ada pembahasan kenaikan upah karyawan dari PT Melania Indonesia, di mana kita sampaikan ini kepada serikat pekerja yang pada intinya kita menyepakati kenaikan upah sesuai dengan yang ditetapkan Bupati Banyuasin,” ujar Estate Manager PT Melania Indonesia Solihin, SP usai menggelar rapat hari ini.
Menurut Solihin, rapat ini menjadi penting sebagai bentuk PT Melania Indonesia bertanggung jawab penuh terhadap pekerja dengan total berkisar 1.200 orang.
“Kami perusahaan menyanggupi terkait kenaikan upah, tapi masih ada yang perlu diskusikan terkait dengan penambahan upah tertentu bagi pekerja,” tandasnya.
Sementara di lain pihak, Serikat Pekerja Milenia Indonesia Mandiri (SPMIM) yakni Sukarman menjelaskan PT Melania Indonesia sudah menjalani apa yang sudah menjadi tanggung jawab perusahaan.
Meski demikian, Sukarman berharap pihak perusahaan mau menaikan upah pekerjanya di atas standar yang ditentukan pemerintah setempat.
“Memang kami dari karyawan, minta sedikit ditambahkan lagi, terlepas itu perusahaan sudah memastikan kesejahteraan karyawan,” pungkasnya. (**)











