Gembong Pencurian Mobil Antar Provinsi Tewas Ditembak Aparat

Kamis, 25 Januari 2018

Palembang, Sumselupdate.com – Yopi (36), gembong pencurian kendaraan roda empat antar provinsi tewas akibat ditembak aparat kepolisian yang berupaya meringkusnya, di Jalan Talang Keramat, Palembang, Kamis (25/1/2018) sekitar pukul 14.30.

Dari catatan kepolisian, setidaknya ada 10 pencurian kendaraan roda empat yang telah dicuri warga Jalan Rawasari, Lorong Purnama, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni Palembang ini dalam kurun waktu satu tahun belakangan.

Read More

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono mengatakan, tersangka merupakan target operasi Unit Ranmor Satreskrim Polresta Palembang yang telah diintai selama satu bulan.Tersangka hendak diringkus oleh anggota saat berupaya mencuri mobil di lokasi penyergapan. Tahu polisi mengejarnya, tersangka pun melarikan diri seraya melepaskan dua tembakan dari senjata api rakitan jenis revolver yang dimilikinya.

Polisi kemudian balas menembak tersangka karena membahayakan masyarakat, hingga satu peluru bersarang di dada tersangka. Tersangka yang kritis sempat dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk diberikan pertolongan medis namun menghembuskan napas terakhir di perjalanan.Bahkan,merupakan gembong sari sindikat pencurian kendaraan roda emapt yang bekerja secara berkelompok dan memiliki jaringan.

“Diketahui bahwa tersangka selalu berkelompok saat beraksi. Berbekal senjata api rakitan dan kunci letter T, modusnya menodong dan membongkar kunci mobil,” ujar Kapolresta saat gelar perkara di Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang.

Wahyu berujar, tersangka merupakan residivis dengan kasus yang sama dan ditahan di Bengkulu usai ditangkap Polres Kepahiang. Tersangka baru saja bebas dari penjara pada awal 2017 lalu dan tak kapok untuk kembali melakukan kejahatan yang sama.

“Saat ini masih ada bagian jaringannya yang masih kami kejar. Diperkirakan pelaku sudah beraksi sejak tiga tahun lalu. Dalam waktu satu tahun ini pun bau diketahui 10 laporan polisi yang diduga dilakukan sindikatnya. Belum laporan dari daerah lain di luar Palembang,” jelas Wahyu.

Pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver, satu butir amunisi aktif, dua selongsong peluru bekas ditembakkan, kunci letter T, dua pasang plat nopol palsu, serta satu unit suzuki carry pickup warna putih yang hendak dicuri oleh tersangka.

“Jenazah saat ini ada di RS Bhayangkara untuk keperluan visum. Setelahnya akan diserahkan pada keluarga untuk dimakamkan,”tukasnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts