Palembang, sumselupdate.com – Aksi penembakan hingga menghilangkan nyawa terjadi di Simpang Empat Macan Lindungan, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Tak pelak, aksi penembakan ini membuat masyarakat setempat geger.
Belakangan diketahui aksi penembakan ini menyebabkan pedagang asongan bernama M Ridwan (35) tewas setelah dada kirinya ditembus peluru. Pelaku sendiri diduga kuat sopir truk yang melintas di lokasi kejadian.
Belum diketahui apakah penembakan yang diduga dilakukan oknum sopir truk yang kini kabur, bermotifkan aksi pungutan liar (pungli) yang marak di simpang empat tersebut.
“Sementara ini kita dapat laporan jasad korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara karena luka tembak. Korban ditembak di Simpang 4 Macan Lindungan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Winara di RS Bhayangkara, Senin (22/7/2019).
Dikatakan Yon, korban ditembak sekitar pukul 11.30 di Jalan Soekarno-Hatta tepatnya di Simpang Empat Macan Lindungan. Pelakunya diduga adalah sopir mobil truk yang melintas di lokasi.
“Luka tembak dada sebelah kiri. Informasi pelaku pengendara. Kami pun belum tahu apa ini ada motif pungli atau sebagainya, karena katanya ini pedagang asongan (korban –red) di sana,”jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Masnoni mengatakan, sebelum adanya penembakan sempat terjadi keributan antara korban dan pelaku. Namun belum diketahui pasti apakah korban ini pelaku pungli atau bukan.
“Keterangan saksi-saksi di lokasi sempat ada keributan antara korban dan pelaku. Belum tahu karena apa, karena saksi dari jauh lihatnya. Terkait apakah ini pelaku pungli atau tidak belum bisa kita pastikan,” ujarnya.
Namun demikian, Masnoni mengakui, di lokasi sering ada pungli dan pemalakan dengan berbagai modus. Hanya saja, ia menyebut tidak ada laporan resmi yang masuk ke petugas Polsek Ilir Barat I.
“Pungli dan pemalakan memang sering terjadi di lokasi itu. Tetapi memang tak pernah ada laporan karena kebanyakan sopir ini dari luar daerah,” jelasnya.
Kini, polisi tengah melakukan olah TKP di lokasi untuk segera memburu pelakunya. Sementara korban masih berada di RS Bhayangkara Polda Sumsel karena akan dilakukan visum luar. (tra)











