Gawat, Penerimaan Pajak Hotel-Restroran Anjlok 70 Persen

Kepala Bidang Pajak Lainnya Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang, Taslim.

Palembang, Sumselupdate.com – Sejak Pandemi Covid-19 melanda, sektor usaha hotel dan restoran ikut terdampak. Hasilnya, realisasi target penerimaan pun harus dilakukan penyesuaian mengingat kondisi pandemi membuat sektor usaha tersebut sepi dari konsumen.

Kepala Bidang Pajak Lainnya Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang, Taslim mengatakan dampak signifikan terjadi mulai April hingga Juni 2020. Dimana penerimaan pajak merosot hingga 70 persen.

Bacaan Lainnya

“Saat itu hanya bisa masuk 20-25 persen saja sisanyanya tertunda. Baru sejak Agustus sampai sekarang menunjukkan perbaikan,” katanya.

Dalam kondisi normal harusnya penerimaan pajak dari hotel dan restoran terbilang cukup besar. Untuk hotel perbulan bisa menerima Rp6-7 miliar dan untuk restoran mencapai Rp11-12 miliar perbulan.

“Tapi selama tiga bulan pertama Covid-19, rata-rata pemasukan hanya Rp1 miliar untuk hotel dan restoran paling besar Rp2 miliar,” katanya.

Untuk saat ini, realisasi penerimaan pajak hotel dan restoran hingga November 2020 mulai menunjukkan perbaikn. Dimana pemasukan sudah diangka Rp9,8 Miliar untuk restoran dan hotel Rp3 Miliar perbulan.

“Berangsur membaik 50 persennya sudah masuk sebagai pendapatan daerah sekarang,” katanya.

BPPD sendiri tetap optimis bisa mengejar target realisasi pendapatan pajak dari sektor hotel dan restoran meski sisa waktu tinggal sedikit. Sekarang hotel realisasinya 74 persen dari target Rp45 miliar dengan nominal Rp33,5 miliar dan Rp115 Miliar.

“Untuk restoran dengan realisasi Rp89 miliar atau sekitar 70 persen dari target yang dicanangkan,” katanya. (Iya).

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.