Gandeng Perguruan Tinggi, PJK3 Panca Sriwijaya Energi Bakal Sertifikasi Kompetensi 1000 Fresh Graduate

Manager Marketing PT Sriwijaya Energi, Maulidi Barkah bertemu Dekan Fakultas Teknik Universitas IBA, Bahrul Ilmi, MT untuk jajaki kerjasama sertifikasi keahlian

Palembang, sumselupdate.com – Dalam menghadapi kompetisi global, setiap tenaga kerja dituntut memiliki sertifikasi kompetensi. Untuk itu, PT Panca Sriwijaya Energi (PSE) tengah menjajaki kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi di Sumsel untuk melakukan sertifikasi kompetensi bagi 1000 mahasiswa yang baru lulus (fresh graduate) pada tahun ini.

“Merujuk Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pasal 18, setiap tenaga kerja itu berhak memperoleh pengakuan kompetensi kerja setelah mengikuti pelatihan di lembaga pelatihan kerja. Dalam konteks ini PT PSE pun terpanggil untuk turut serta melakukan sertifikasi kompetensi kerja bagi fresh graduate”, ujar Manager Marketing PT PSE Maulidi Barkah saat bertemu Dekan Fakultas Teknik Universitas IBA Bahrul Ilmi, MT pada Selasa (8/9/2020), guna menjajaki kerjasama sertifikasi kompetensi kerja bagi fresh graduate.

Bacaan Lainnya

Menurut Maulidi, sejauh ini PT PSE sudah memiliki pengalaman dalam sertifikasi kompetensi kerja. Hingga Agustus 2020, pihaknya sudah mentraining 1.200 tenaga kerja profesi pengawas operasional pertambangan (POP) bersertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

“Sampai Agustus ini sekitar 190-an perusahaan secara nasional sudah ikut pelatihan kita. Mereka mayoritas berasal dari Sumsel, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Jambi dan Riau”, ujarnya.

Melihat besarnya antusias masyarakat dan didorong idealisme perusahaan, kata Maulidi, kini pihaknya ingin  mengembangkan bidang garapannya. Yakni tidak hanya bidang keahlian pertambangan, tetapi juga merambah sertifikasi bidang-bidang keahlian yang dikeluarkan oleh Kemenaker RI. Untuk itu, pihaknya juga menyiapkan Perusahaan Jasa Kesehatan dan Keselamatan Kerja (PJK3) berupa PJK3 PSE.

“Melalui PJK3 PSE fresh graduate akan kita bekali untuk memiliki sertifikasi kompetensi dan bisa siap pakai di perusahaan yang membutuhkan. Pada 2020 target untuk fresh graduate ini mencapai 1000 lulusan. Untuk memenuhi target ini kita akan bekerjasama dengan perusahaan dan perguruan tinggi di Sumsel di antaranya dengan Fakultas Teknik UMP, Unitas, dan universitas IBA”, jelasnya.

Maulidi menambahkan, PJK3 PSE sementara ini berkosentrasi pada keahlian K3 Umum, K3 Listrik, dan K3 Konstruksi yang terdiri atas Keahlian Bekerja di Tempat Tinggi dan Keahlian Bekerja di Ruang Terbatas. Selain itu K3 Kesehatan, K3 P3K, dan K3 Penanggulangan Kebakaran.

Sementara itu, pihak perguruan tinggi pada umumnya menyambut positif penjajakan kerjasama di bidang sertifikasi keahlian ini.

“Kita responsif dengan program ini. Apalagi mahasiswa kami sekitar sembilan puluh delapan persen sudah bekerja. Mereka tentu berkepentingan dengan sertifikasi keahlian demi peningkatan karir kerjanya. Prinsipnya, kita siap bersinergi,” ujar  Dekan Fakultas Teknik Universitas IBA Bahrul Ilmi, MT.

Pihak PT Panca Sriwijaya Energi diterima Dekan Fakultas Teknik dan Wakil Rektor I Universitas Taman Siswa Palembang

Dekan Fakultas Teknik Universitas Taman Siswa, Ambo Intang, MT bahkan berkeinginan setiap lulusan fakultasnya nantinya bisa memiliki sertifikat keahlian ini sebagai pendamping ijazah formalnya. Ia berkeyakinan dengan sertifikasi ini maka lulusan kampus akan mudah terserap dunia kerja.

“Program sertifikasi ini jujur kami tunggu-tunggu agar lulusan kita mudah terserap dunia kerja. Persoalannya tinggal bagaimana pihak PSE bisa memformulasikan agar dari segi biaya tidak memberatkan peserta”, kata Ambo.

Penjajakan kerjasama dengan para akademisi Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang

Sebelumnya, akademisi dari Fakultas Universitas Muhammadiyah Palembang juga menyambut baik program sertifikasi keahlian ini karena sejalan dengan paradigma merdeka belajar yang tengah dikembangkan Kemendikbud RI.

“Program ini tentunya sejalan dengan paradigma merdeka belajar karena lulusan akan terarahkan pada spesialiasi keahlian yang diminatinya. Bahkan lebih dari itu, jika program keahlian yang dihadirkan pihak PJK3 PSE ini benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan pasar dunia kerja atau link and match maka ini dapat menjadi solusi konkrit dalam mengatasi persoalan pengangguran terdidik di negeri ini”, ujar Ketua Jurusan Teknik Elektro UMP Ir. Taufik Berlian, MT.

Menanggapi hal itu, Maulidi berkomitmen agar program sertifikasi keahlian di PJK3 PSE senantiasa sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja perusahaan. Salah satunya diwujudkan dengan menjalin kerjasama dengan pihak perusahaan, seperti bekerjasama dengan perusahaan asing asal Jepang, PT Tai Dengyo Indonesia, dalam hal sertifikasi K3 Penanggulangan Kebakaran.

“Kita targetkan pada September ini program sertifikasi keahlian bagi fresh graduate di Sumsel ini sudah berjalan”, pungkas Maulidi. (shn)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.