Gagal Bayar Jiwasraya Bengkak Jadi Rp 16 T, Ini Kata Wamen BUMN

Selasa, 4 Februari 2020
Jiwasraya

Jakarta, Sumselupdate.com – Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo membenarkan nilai gagal bayar pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) bengkak jadi Rp 16 triliun. Pria yang disapa Tiko ini menerangkan, nilai gagal bayar itu naik karena setiap bulan ada yang jatuh tempo.

“Soalnya kan namanya klaim, setiap bulan ada yang jatuh tempo, sampai kita sudah ada cash flownya jatuh temponya akan bertambah terus, memang setiap bulan ada tambahan klaim baru jadi utang,” katanya di DPR Jakarta, Senin malam (3/2/2020) seperti dikutip dari detikinance.

Read More

“(Produk) Saving plan, memang sampai akhir Januari ini hampir semuanya akan jatuh tempo, jadi utang klaim Rp 16 triliun kurang lebih,” tambahnya.

Tiko menjelaskan, selain produk saving plan, sebagian besar produk Jiwasraya masih lancar. Namun, dia tak menepis ada juga yang sedikit bermasalah dan akan dibereskan pada Februari ini.

“Sebagian besar masih (lancar), ada sebagian kecil yang kita mesti beresin di akhir Februari, tapi sebagian besar masih lancar karena klaimnya klaim masa depan,” ujarnya.

Untuk diketahui, Anggota DPR Komisi VI Fraksi Demokrat Herman Khaeron sebelumnya menyebut bahwa nilai gagal bayar yang dialami Jiwasraya makin bengkak. Herman menyebut kenaikannya sudah menjadi Rp 16 triliun dari awalnya hanya Rp 14 triliun.

“Yang terjadi (gagal bayar) itu ada kenaikan dari November 2019 ke Januari 2020. Yang awalnya kita siapkan Rp 14 triliun sekarang Rp 16 triliun,” ungkap Herman di sela diskusi bertajuk ‘SBY Bicara Jiwasraya, Baper’, di bilangan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (2/2/2020). (adm3/dtc)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts