Banyuasin, Sumselupdate.com –Sopir truk bermuatan getah karet, Tri Hermawan (25) tewas mengenaskan, setelah kendaraan yang dikemudikannya adu kambing dengan truk fuso di Jalan Lintas Timur Sumatera, KM 42 Kelurahan Mluya Agung, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Senin (14/3).
Tri tewas dengan tulang dada remuk dan luka serius di kepala, karena terjepit. Warga Jalan Desa 4 Kelurahan Bumi Kencana Sungai Lilin itu sempat dievakuasi ke RSUD Banyuasin untuk kepentingan otopsi kemudian dibawa ke rumah duka.
Sementara sopir fuso maut B9456WF, Jamal Koto (48) bersama kernetnya Abdurahman, warga Pekan Baru Riau telah diamankan petugas Polres Banyuasin.
Menurut Suprianto (39) kernet truk pengangkut karet, kejadian berawal saat truk BG9924UM yang dikendarai korban melaju dari arah Betung menuju kota Palembang, sekitar pukul 06.30.
Setiba di tempat kejadian, datang truk fuso dari arah berlawanan masuk ke lajur yang salah. “Kami melintas di jalan dua jalur, entah kenapa fuso itu masuk ke lajur yang salah dengan kecepat tinggi,” jelasnya.
Dia melanjutkan, melihat fuso semakin mendekat, korban spontan menekan rem, namun truk dengan muatan penuh itu tidak bisa seketika berhenti dan tabrakan tak bisa terelakkan.
“Irwan tewas terjepit, dadanya remuk dihantam ster,” katanya.
Akibat tabrakan tersebut, sempat terjadi kemacetan panjang sekitar empat jam. Kemudian kembali normal setelah dua kendaraan yang adu kambing itu disingkirkan dari badan jalan.
Kapolres Banyuasin AKBP Julian Muntaha membenarkan telah terjadi Laka lantas yang menewaskan korban di Jalintim KM 42 Banyuasin.
“Petugas telah melakukan olah TKP, arus kendaraan sempat terganggu tapi telah kembali normal,” jelasnya.
Penyebab kecelakaan diduga akibat truk fuso dari arah Palembang salah masuk lajur. Saat ini barang bukti dan pelaku telah diamankan. “Masih dalam proses penyelidikan,” ujar dia. (zis)











