FKPD OKU Waspada di Musim Kemarau

Kamis, 19 April 2018
FKPD OKU menerima kunjungan Kapolda Sumsel belum lama ini.

Baturaja, Sumselupdate.com – Musim kemarau serta pagelaran Asean Games yang akan dihadapi Agustus mendatang direspons unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Kabupaten OKU. Pasalnya, saat musim panas potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga semakin besar dan perlu diantisipasi bersama.

“Kita sudah melakukan rapat koordinasi bersama,” sebut Komandan Kodim 0403 OKU Letkol ARM Agung Widodo dikonfirmasi usai rapat bersama Pemda OKU baik organisasi perangkat daerah (OPD), hingga para camat, serta Polres OKU serta mitra perusahaan di wilayah OKU.

Read More

Tujuan untuk koordinasi awal tentang penanganan karhutla di wilayah OKU. Kata dia, rapat koordinasi bertujuan menyamakan misi dan persepsi dalam mensinergikan upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

Disebut Dandim, pada tahap ini, masih fokus pada langkah pencegahan terjadinya potensi Karhutla. Secara internal sebutnya, selain melakukan persamaan persepsi juga sekaligus melakukan langkah-langkah konsolidasi. Baik itu yang sifatnya sumber daya maupun untuk perlengkapan dalam menghadapi karhutla.

“Utamanya dalam menghadapi musim kemarau nanti,” katanya. Apalagi Provinsi Sumsel, akan menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Asian Games. Karena dalam implementasinya untuk mulai melaksanakan invertarisasi termasuk sumber daya manusia (SDM), alat kelengkapan, pendirian posko dan lainnya.

Lalus secara eksternal kata dia, telah disepakati akan dilakukan berbagai sosialisasi kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Supaya bisa terhindar dari karhutla.

Sosialisasi ini bertujuan merubah mindset masyarakat untuk tetap melakukan aktivitasnya sehari-hari. Utamanya menggunakan cara yang lebih ramah lingkungan.

Bupati OKU Drs H Kuryana Azis masalah karhutla menjadi tanggun jawab bersama. “Untuk Sumsel sudah jadi target untuk zero dari masalah asap,” tegas Kuryana.

Dikatakan Kuryana, daerah OKU bukan daerah gambut yang lahannya mudah terbakar. Meski demikian, tetap antisipasi karena asap atau titik api dapat timbul kadang kadang karena masyarakat yang membakar.

“Kita berusaha untuk mencegah karhutla ini,” katanya. Untuk antisipasi seperti hutan maupun lahan terbakar, juga sudah ada satgas gabungan dari elemen terkait, baik itu unsur SKPD terkait, Kodim, Polri, Kejaksaan, dan lainnya. Karena jangan sampai terjadinya asap dapat mengganggu saat pelaksanaan Asian Games 2018. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts