Film Dokumenter dan Buku Foto Angkat Kearifan Tunggu Tubang: ‘Tak Akan Tumbang’

Writer: - Jumat, 12 September 2025
Sistem adat Tunggu Tubang yang selama ini menjaga kedaulatan pangan masyarakat Semende, Muara Enim, diangkat ke layar lebar dan buku foto oleh komunitas Ghompok Kolektif. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Pagaralam, Sumselupdate.com – Sistem adat Tunggu Tubang yang selama ini menjaga kedaulatan pangan masyarakat Semende, Muara Enim, diangkat ke layar lebar dan buku foto oleh komunitas Ghompok Kolektif.

Dua karya tersebut, yakni film dokumenter berjudul Mother Earth dan buku foto Badah Puyang, akan didesiminasikan ke publik pada Senin (15/9/2025) di Bioskop Mini Gedung Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang.

Muhammad Tohir, koordinator program sekaligus sutradara Mother Earth, menjelaskan film tersebut mengisahkan perjuangan keluarga Tunggu Tubang dalam menjaga amanah leluhur.

“Bagi seorang Tunggu Tubang, ini merupakan amanah Puyang yang harus dijaga dan diturunkan ke generasi selanjutnya. Amanah ini juga ditujukan untuk kedaulatan pangan masyarakat Semende, karena di dalamnya terdapat larangan menjual rumah, sawah, kebun, dan tebat,” ungkap Tohir.

Ia menambahkan, karya ini tidak sekadar dokumentasi budaya, tetapi juga menjadi sarana refleksi tentang peran penting perempuan dalam menjaga sumber daya pangan.

“Ada banyak pengetahuan luar biasa yang tersimpan dalam sistem adat Tunggu Tubang. Walaupun tidak semua bisa kami masukkan dalam film dan buku, kami berharap karya ini menjadi pemantik proses pendalaman pengetahuan Tunggu Tubang di masa depan,” katanya.

Pameran foto akan dibuka mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Sementara itu, pemutaran film dan diskusi karya dijadwalkan pukul 13.00–17.00 WIB.

Selain di Palembang, desiminasi karya ini juga akan digelar di Desa Muara Tenang, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, pada akhir September atau awal Oktober 2025.

Tohir berharap, film dan buku foto ini mampu menggugah kesadaran publik.

“Semoga karya yang kami sajikan dapat memberikan banyak insight kepada publik. Dan tentunya, kita semua berharap Tunggu Tubang tak akan pernah tumbang!” tegasnya.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts