Enam Penyidik KPK Datangi Ogan Ilir, Periksa Fisik Proyek Jalan Senilai Rp30 Miliar

Rabu, 8 September 2021
Gedung KPK

Laporan: Henny Primasari

Inderalaya, Sumselupdate.com – Sedikitnya enam penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Kabupaten Ogan Ilir.

Read More

Kedatangan penyidik lembaga anti-rasuah ini guna melakukan pemeriksaan terhadap dua proyek jalan cor beton dengan total nilai proyek Rp30 miliar.

Kedua proyek itu masing-masing di Desa Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan tahun 2018 dengan nilai Rp18 miliar yang dikerjakan oleh PT Bandar Selaya Mandiri dan proyek jalan cor beton di Desa Tanjung Miring, Kecamatan Muara Kuang dengan nilai Rp 12 miliar oleh PT Timirai Pratama.

Kedua proyek tersebut dikerjakan di masa kepemimpinan Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam.

Pantauan di lapangan, kedatangan penyidik KPK selain didampangi anggota Reskrim Mapolres Ogan Ilir, juga dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan mantan Kepala Dinas PU PR sekakigus sebagai Pengguna Anggaran (PA) Juni Edi.

Turut mendampingi Firdaus selaku PPTK, Firly pengawas lapangan, tim PHO Mariadi, dan dari pihak ULP Muslim yang ikut dalam memeriksa kedua proyek cor beton tersebut.

Kedatangan enam anggota KPK tersebut sejak pukul 07.30 WIB. Sebelum ke lokasi mereka sempat bertemu dengan ASN dari Dinas PUPR Ogan Ilir di depan pintu gerbang Komplek Perkantoran Terpadu Tanjung Senai Ogan Ilir.

Anggota KPK yang melakukan pemeriksaan tersebut berkendara menggunakan mobil jenis Kijang Innova

Kepala Dinas PU PR Ogan Ilir Ruslan didampingi Kabid Alkal PUPR Ogan Ilir Jalaluddin dan Kabid Bina Marga PUPR Ogan Ilir Eko Randi membenarkan jika ada anggota KPK datang untuk melakukan pemeriksaan proyek jalan cor beton senilai total Rp30 miliar tersebut.

“Ya benar itu ada mereka datang, tadi saya sempat bertemu dengan anggota KPK RI. Mereka memberitahukan saja bahwa mereka akan melakukan pemeriksaan cek fisik di dua jalan cor beton yang terletak di Desa Pelabuhan Dalam-Inderalaya dan Desa Tanjung Miring. Sekitar enam orang petugas anggota KPK RI yang turun langsung kelapangan untuk memeriksa kondisi kedua proyek tersebut,” katanya

Ruslan mengatakan, rencananya penyidik KPK ini akan melakukan pemeriksaan selama dua hari Rabu-Kamis (8-9 September).

“Ya mereka memberitahukan demikian dikarenakan ada ASN PUPR Ogan Ilir yang ikut serta ke lapangan. Ya saya bilang silahkan saja hal ini tidak masalah. Ya memang proyek yang diperiksa total nilai Rp30miliar pada tahun 2018 dikerjakan pada masa kepemimpinan Bupati Ilyas Panji Alam,” terang Ruslan.

Sebelum kedatangan enam penyidik KPK hari ini, pada 1 April 2021 lalu, beredar foto mantan Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam mendatangi Mapolres Ogan Ilir.

Diduga Ilyas diperiksa penyidik KPK RI. Dari foto yang beredar ia menggunakan kemeja coklat, topi merah dan celana hitam.

Diduga Ilyas datang sejak pukul 10.00 WIB menggunakan mobil Taft Merah BG 1305YS. Ia keluar dari Mapolres OI sekitar pukul 15.35 WIB.

Beberapa jam sebelumnya oknum Kepala BPKD Ogan Ilir SY ikuti diperiksa penyidik KPK RI pada Kamis, 1 April 2021. SY diperiksa selama empat jam di Ruang Posko Operasi Polres Ogan Ilir.

Dari catatan pada 30 Maret, 31 Maret, dan 1 April 2021, penyidik KPK berada di Bumi Caram Seguguk. Penyidik KPK ini sudah memeriksa sembilan orang.

Pada hari pertama, penyidik KPK memeriksa tiga orang yaitu HF (diduga oknum ASN), SN alias CC (diduga pemborong), RM (diduga pelaksana proyek di lapangan),

Hari kedua lima orang yang diperiksa yaitu empat orang diduga oknum ASN yaitu O, M, H dan F dan satu orang diduga Sespri istri mantan ‘orang berkuasa’ di Ogan Ilir yaitu IK, dan hari ketiga diduga oknum Kepala BPKAD Ogan Ilir berinisial SY. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts