Empatlawang Ternyata Aman dari Isu Sara

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Empatlawang, gelar workshop moderasi beragama.

Laporan: Mutaqim Alparisi

Tebing Tinggi, Sumselupdate.comKabupaten Empatlawang, jauh dari isu sara selama ini. Guna tetap menjaga kerukunan umat beragama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Empatlawang, gelar workshop moderasi beragama.

Read More

Ketua FKUB Kabupaten Empatlawang, H Saifullah Rozak, mengatakan, tujuan diadakannya workshop ini, agar tidak ada konflik antar agama.

“Nah, Alhamdulillah selama ini di Empatlawang aman. Keamanan ini kita jaga, kita pelihara jangan sampai terjadi yang tidak aman,” kata Saiful kepada wartawan.

Selama ini lanjut Saiful, untuk gangguan-gangguan yang mengancam kerukunan umat beragama di Empatlawang tidak ada.

“Pemantauan kami tidak ada gangguan, isu Sara kita pantau juga tidak ada,” ujarnya.

Dijelaskan Saiful, moderasi beragama harus memperkuat kehidupan umat bergama, dan mencegah dari pada konflik antar umat beragama.

“Kita harapkan kedamaian dalam kehidupan beragama dalam membantu pembangunan pemerintah,” jelasnya.

Untuk mengantisifasi konflik agama, radikalisme sambung Saiful, pihaknya akan memberikan kepercayaan ke pada penyuluh agama, yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

“Tidak mudah untuk memponis bahwa aliran temuan di lapangan menyimpang dari ajaran agama, sebaiknya di musyawarahkan dan terus menjadi perhatian” ungkapnya.

Sementara itu Kasat Binmas Polres Empat Lawang IPTU Syahrianto, berharap kepada para penyuluh di lapangan agar tidak mudah memponis temuan di lapangan.

“Marilah kita bersama mendukung kegiatan moderasi bergama, yang merupakan program pemerintah dalam menjaga Kerukunan Umat beragama,” harapnya.

Pihak Polri ditambahkan Syahrianto, sangat bertanggung jawab dalam menjaga kerukunan antara umat bergama, untuk itu dalam forum ini, dirinya mengajak untuk membangun kekuatan dalam menjaga kerukunan dalam kehidupan beragama.

“Apabila ada hal yang penyimpangan dalam ajaran agama dimasyarakat segera di musyawarahkan dan di sampaikan ke pihak kepolisian, untuk mengantisipasi dari konflik yang lebih besar,” pungkasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.