Edarkan Shabu, Pria Lansia di Palembang Ini Diciduk Petugas

Kapolsek IB I Palembang, Kompol Roy A Tambunan saat press realese penangkapan pengedar shabu yang sudah lanjut usia Ganti Indra.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Di usia yang memasuki masa pensiun Ganti Indra (60), warga Jalan Srijaya Negara, Bukit Lama Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) justru harus berurusan dengan Polsekta Ilir Barat I setelah terpergok menjadi pengedar narkoba jenis shabu-shabu.

Read More

Pria lanjut usia (lansia) ini diamankan anggota Satreskrim Polsekta IB I Palembang saat berada di Jalan Srijaya Negara, Lorong Siguntang, Bukit Lama, Ilir Barat I Palembang saat tengah menunggu calon pembelinya pada Kamis (9/6/2022) sekira pukul 09.30 WIB.

Kapolsek IB I Palembang, Kompol Roy A Tambunan menjelaskan tersangka dipergoki saat Opsnal Satreskrim Polsekta Ilir Barat I Palembang melakukan patroli.

“Pada saat jajaran opsnal patroli hunting, mendapatkan informasi dari masyarakat adanya pelaku yang mengedarkan shabu-shabu di TKP yang langsung direspon oleh anggota dan didapati satu orang pelaku,” ungkapnya.

Menurut Kompol Roy, pelaku menyembunyikan barang haram tersebut di selokan tak jauh dari ia ditangkap.

Di mana shabu-shabu tersebut dibungkus dengan wadah plastik kecil berwarna kuning.

“Saat diamankan dari tangan pelaku anggota mendapatkan enam paket shabu seharga Rp100 ribu serta uang seribu. Di mana pelaku sempat menjual satu paket sebelum ditangkap,” ujarnya.

Setelah tersangka diinterogasi, pelaku mengaku baru 15 hari menjualkan shabu-shabu tersebut.

“Namun dari informasi yang kita dapatkan pelaku sudah lama, dan sering kami lakukan pengecekan dan baru sekarang tertangkap,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 114 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman penjara paling singkat 5 tahun kurungan.

Sementara itu dari penjelasan lansia itu, ia bersikeras mengaku baru setengah bulan ini menjajakan barang haram tersebut.

“Sehari biasanya saya jual tujuh paket seharga Rp100 ribu, saya baru dua Minggu ini jualan shabu,” ungkapnya

Gati Indra mengatakan banyak menjual barang haram tersebut hanya kepada pelanggan yang ia kenal.

Namun meski menjual shabu, Gati Indra mengaku tak mengonsumsi serbuk setan tersebut.

“Saya jualan untuk kebutuhan sehari-hari, tapi saya gak pakai shabu-shabu,” kelitnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.